Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, jajaran Polres bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak di wilayah perbatasan Lamongan–Jombang, tepatnya di Desa Ganggangtingan, Kecamatan Ngimbang.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran penyakit menular pada hewan ternak yang berpotensi meningkat menjelang momentum kurban, ketika mobilitas pengiriman sapi, kambing, dan domba dari berbagai daerah mengalami lonjakan signifikan.

Kegiatan pengawasan melibatkan personel Polsek Ngimbang Polres Lamongan, petugas kesehatan hewan dari DPKH Kabupaten Lamongan, serta instansi lainnya menjelang aktifitas hari pasaran,  Pasar Hewan Babat.

Baca juga: Polisi Ikut Turun Tangan Jaga Penjualan Hewan Kurban Jelang Idul Adha di Lamongan

Pemeriksaan dilakukan terhadap setiap kendaraan pengangkut ternak yang melintas masuk maupun keluar wilayah Kabupaten Lamongan.

Kapolsek Ngimbang, IPTU I Wayan Sumantra hadir langsung memimpin kegiatan bersama Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan, Sofia Nurhayati,  beserta jajaran petugas kesehatan hewan, Senin (18/5/2026).

Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan menghentikan sejumlah kendaraan pengangkut ternak untuk dilakukan pemeriksaan administrasi sekaligus pengecekan kondisi fisik hewan. 

"Pemeriksaan dilakukan secara teliti guna memastikan hewan ternak dalam kondisi sehat dan tidak terindikasi penyakit menular, " kata Wayan.

Wayan memastikan pengawasan dan pengecekan di wilayah perbatasan secara rutin dilakukan hingga H - 1 Idul Adha selain pada hari buka Pasar Hewan Babat.

Fokus pengawasan diarahkan pada pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) yang sebelumnya sempat menjadi perhatian nasional dan berdampak pada sektor peternakan.

Petugas kesehatan hewan tampak melakukan pemeriksaan suhu tubuh ternak, kondisi mulut, kulit, hingga kuku hewan guna memastikan tidak ada tanda-tanda klinis penyakit menular.

Selain itu, kendaraan pengangkut juga diperiksa kebersihannya demi meminimalkan potensi penularan penyakit antarternak.

Tak hanya melakukan pemeriksaan, petugas gabungan juga memberikan edukasi kepada para peternak dan sopir pengangkut ternak agar lebih peduli terhadap kesehatan hewan yang dibawa dan menyemprotkan disinfektan pada hewan yang diangkut.

Baca juga: Malangnya Nasib Mbah Gendok di Lamongan, Rumahnya Ambruk Diterjang Angin Kencang

Mereka diimbau rutin menjaga kebersihan kandang dan kendaraan pengangkut, memperhatikan asupan pakan ternak, serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan gejala penyakit pada hewan selama perjalanan maupun setelah tiba di lokasi tujuan.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, mengatakan kegiatan pengawasan tersebut merupakan langkah preventif yang dilakukan Polres Lamongan bersama DPKH guna memastikan kesehatan hewan ternak tetap terjaga menjelang Idul Adha.

Menurutnya, pengawasan lalu lintas ternak di wilayah perbatasan menjadi titik penting dalam mencegah masuknya penyakit hewan dari luar daerah.

“Kegiatan pengawasan bersama ini dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha dan diharapkan dapat mencegah masuk maupun menyebarnya penyakit hewan ternak di wilayah Kabupaten Lamongan,” ujar Hamzaid.

Ia juga mengimbau kepada seluruh peternak maupun sopir pengangkut ternak agar mematuhi ketentuan pemeriksaan kesehatan hewan dan tidak memaksakan pengiriman ternak apabila ditemukan kondisi yang mencurigakan.

“Kami mengimbau kepada seluruh peternak dan sopir pengangkut ternak agar selalu memperhatikan kesehatan hewan dan mematuhi ketentuan pemeriksaan kesehatan ternak,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Lamongan, Sofia Nurhayati menyebut pengawasan intensif akan terus dilakukan selama menjelang musim kurban. 

"Itu penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kesehatan hewan kurban yang diperjualbelikan di Kabupaten Lamongan, " katanya.

Ia memastikan hingga saat ini kondisi hewan ternak yang diperiksa di wilayah perbatasan Lamongan dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan indikasi penyakit menular.

“Dari hasil monitoring hari ini, tidak ditemukan ternak yang terindikasi PMK maupun LSD. Situasi selama kegiatan berlangsung juga aman dan lancar,” katanya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergitas antara Polres Lamongan dan DPKH Kabupaten Lamongan dalam menjaga stabilitas sektor peternakan daerah serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan membeli hewan kurban menjelang Idul Adha.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.