TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - UPT SPF SMP Negeri 11 Makassar menggelar Pameran Seni Budaya bertajuk “Appalakkana (Apresiasi, Pameran, dan Pergelaran Karya Nyata)” pada Rabu, 13 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi karya siswa sekaligus bagian dari ujian praktik siswa kelas IX.
Dalam pameran tersebut, karya batik celup menjadi salah satu yang paling menarik perhatian.
Karya ini menampilkan kreativitas dan keterampilan siswa dalam pembelajaran seni budaya.
Selain pameran, siswa kelas IX juga menampilkan pertunjukan tari sebagai bagian dari ujian praktik akhir.
Penam
pilan tersebut berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari guru serta siswa yang hadir.
Kepala UPT SPF SMP Negeri 11 Makassar, Muhammad Subair Rachman, membuka kegiatan secara resmi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada siswa dan guru atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diuji dari sisi teori, tetapi juga kemampuan praktik, kreativitas, dan keberanian menampilkan karya nyata kepada publik,” ujarnya.
Guru Seni Budaya, Adhiaksa Mursalim, selaku inisiator kegiatan, mengatakan sekitar 25 karya batik celup dipamerkan dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan “Appalakkana” dapat menjadi sarana pengembangan bakat siswa sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya lokal.
Pameran berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari guru, siswa, serta warga sekolah yang menyaksikan langsung hasil karya dan penampilan seni para peserta didik.
Penampilan dua siswa mendebarkan. Dua siswa itu baku tikam dalam sarung. Keduanya memegang badik yang putih mengkilap. Lalu saling tikam dan saling tangkis.
Baku Tikam dalam Sarung itu salah satu tradisi Bugis-Makassar untuk menyelesaikan konflik. Tradisi itu kemudian dijadikan seni tari, seperti yang ditampilkan Siswa SMP Negeri 11 Makassar itu dalam Appalakkana.(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.