WARTAKOTALIVE.COM - Kemenangan SMAN 1 Sambas Kalimantan Barat dibatalkan dalam perlombaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI.
Pembatalan kemenangan SMAN 1 Sambas Kalimantan Barat itu disampaikan usai perlombaan tersebut menuai kontroversi usai juri dianggap mengeluarkan nilai yang tidak adil dan viral di media sosial.
Pembatalan pengumuman pemenang LCC 4 Pilar MPR RI Kalimantan Barat itu disampaikan langsung oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam konferensi pers yang digelar Rabu (13/5/2026).
Muzani mengatakan bahwa pihak MPR RI mengapresiasi kritik dan saran masyarakat dalam insiden LCC 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang menuai kontroversi.
Di mana dalam perlombaan tersebut, juri dianggap tidak adil lantaran memberikan nilai berbeda untuk SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Pontianak padahal kedua jawaban siswa dari sekolah tersebut sama.
Oleh karena itu kata Muzani, pihaknya akan mengevaluasi acara yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2009 tersebut.
MPR RI juga mohon maaf apabila ada kekeliruan dalam acara tersebut yang merugikan salah satu pihak.
Selain evaluasi, pihak MPR RI juga akan mengulang final LCC 4 Pilar MPR RI khusus di Kalimantan Barat.
Sehingga otomatis pemenang sebelumnya yakni SMAN 1 Sambas dibatalkan dan harus berlomba ulang di final LCC 4 Pilar MPR RI yang akan diulang.
Namun demikian, Muzani belum bisa mengungkapkan kapan pertandingan ulang itu akan berlangsung.
Muzani hanya menjamin, di pertandingan berikutnya, juri akan berasal dari pihak independen.
“Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat yang final akan kami lakukan ulang pada waktu yang akan diputuskan secepatnya,” jelasnya.
Muzani berterima kasih kepada masyarakat atas kritik dan saran yang telah dilakukan.
Baca juga: Sempat Tuai Kontroversi, Ini Pemenang Lomba Cerdas Cermat MPR RI
MPR RI berjanji akan memantau langsung semua program yang dijalankan MPR RI ke depannya termasuk LCC 4 Pilar MPR RI.
Diketahui sebelumnya SMAN 1 Sambas dinyatakan sebagai pemenang LCC 4 Pilar MPR RI untuk Kalimantan Barat.
Hal itu membuat SMAN 1 Sambas mewakili Kalimantan Barat untuk di LCC 4 Pilar MPR RI tingkat nasional.
Sementara SMAN 1 Pontianak keluar sebagai juara dua.
Namun demikian, sesaat setelah lomba, viral video dugaan kelalaian juri lomba. Di mana juri lomba tersebut memberikan nilai berbeda kepada SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas padahal jawaban kedua siswa sama.
Di mana siswa SMAN 1 Pontianak harus mendapatkan minus lima sementara SMAN 1 Sambas mendapatkan plus 10 dalam pertanyaan sama dan jawaban sama.
Di tengah kekeliruan itu, seorang siswa SMAN 1 Pontianak protes di siaran langsung yang diputar di Youtube.
Namun demikian, juri keukeuh tidak mau mengubah penilaiannya tanpa alasan yang logis.
Cara juri yang enggan dikritik oleh siswa itu kemudian membuat netizen geram dan potongan video tersebut viral di media sosial.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.