SURYA.CO.ID TULUNGAGUNG -Kecelakaan yang melibatkan truk, Honda PCX dan Satria FU menyebabkan 1 orang meninggal dunia, di Jembatan Ngujang 2 Desa Pucunglor, Kecamatan Ngantru, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 21.45 WIB.
Pengendara Suzuki Satria FU, Imam Kanapi (45) meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara yang membonceng, Didik Supriyadi (43) dan pengendara Honda PCX, Erik Baharudin Lopa (20) mengalami luka.
“Kecelakaan ini diduga karena truk yang akan mendahului kendaraan lain, namun tidak memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan,” ujar Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Mohammad Taufik Nabila, Rabu (13/5/2026).
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Adu Banteng Suzuki Satria VS Gran Max, Pemotor Tewas Dilokasi
Kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi AG 8613 PD yang dikemudikan Ahmad Irfan Fauzi (27) dari Blitar, melaju dari selatan ke utara.
Di saat bersamaan, Imam yang mengendarai Suzuki Satria FU AG 6603 RAA melaju dari arah utara di selatan, sementara Didik duduk di jok belakang.
Saat itu truk berusaha mendahului mobil lain yang ada di depannya, sehingga manuver ke kanan.
“Diduga pengemudi trik ini tidak mengutamakan kendaraan dari arah berlawanan, sehingga terjadi kecelakaan dengan Satria FU dari arah depan,” sambung Taufik.
Baca juga: Motor Cewek ABG Tabrakan Adu Banteng Lawan Truk di Desa Kuwiran Kabupaten Madiun
Imam terpental akibat tertabrak truk dari arah depan, hingga jatuh tak sadarkan diri di aspal jalan.
Demikian juga Didik juga terpental namun kondisinya relatif lebih baik
Di saat bersamaan, Erik yang mengendarai Honda PCX melaju dari arah selatan ke utara, di belakang Satria FU.
Saat sepeda motor Satria FU terjatuh di aspal jalan, Erik tidak bisa menghindar dan menabrak sepeda motor itu.
Erik terjatuh usai menabrak sepeda motor itu sehingga mengalami luka-luka. Imam yang terluka parah akhirnya meninggal dunia.
“Kami mengevakuasi ketiga korban ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Kami juga mengamankan 3 kendaraan yang terlibat kecelakaan,” jelas Taufik.
Kasus kecelakaan lalu lintas ini ditangani Unit Penegakkan Hukum Satlantas Polres Tulungagung.
Polisi telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan di lokasi kejadian.
Hasil penyelidikan akan dibawa pada gelar perkara untuk menentukan tersangka dalam kejadian ini.
“Tidak bosannya kami ingatkan, kecelakaan lalu lintas sering diawali kelalaian dalam berkendara. Terutama kendaraan ukuran besar,” tegas Taufik.
Lanjutnya, kendaraan dengan badan lebar seperti truk diminta selalu memastikan ruang gerak yang aman dan memperhatikan lalu lintas dari depan saat akan mendahului.Pengemudi yang salah melakukan perhitungan saat mendahului, bisa memicu kecelakaan fatal.
Keselamatan bersama harus menjadi prioritas utama di atas kecepatan,” pungkas Taufik (David Yohanes)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.