SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Persela Lamongan mulai serius membangun fondasi bisnis klub demi mewujudkan kemandirian finansial. Tak lagi hanya mengandalkan pemasukan tiket pertandingan, manajemen Laskar Joko Tingkir kini memperluas jaringan Persela Store ke berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim).
Sebanyak 4 cabang baru Persela Store disiapkan di kecamatan yang selama ini cukup jauh dari pusat kota. Langkah ini sekaligus menjadi upaya mendekatkan layanan merchandise resmi, kepada ribuan suporter Persela yang tersebar di wilayah pesisir hingga selatan Lamongan.
Direktur Bisnis Persela, Pradita Aditya, mengatakan bahwa pembukaan cabang baru Persela Store merupakan bagian dari strategi jangka panjang klub dalam memperkuat sektor usaha.
“Kita tahu, merchandise atau jersey ini kan bagian dari income stream yang harus kami bangun, supaya klub yang kita banggakan ini bisa mempunyai sumber-sumber pendapatan dari orang yang mencintai Persela,” kata Adit, Selasa (12/5/2026).
4 cabang baru tersebut tersebar di sejumlah titik strategis:
Menurut Adit, cabang Paciran menjadi yang pertama resmi beroperasi dan mulai melayani para suporter Persela. Sedangkan pembangunan cabang Babat dan Ngimbang dijadwalkan dimulai pekan depan.
Manajemen Persela menilai, sepak bola modern sudah berkembang menjadi industri yang membutuhkan kekuatan finansial stabil agar klub tetap kompetitif.
“Penguatan sektor bisnis menjadi aspek yang sangat penting bagi sebuah klub. Karena pastinya kita tahu, sepak bola ini sudah menjadi sebuah industri. Jadi salah satu hal yang paling signifikan adalah indikator modal atau secara finansial,” ujar Adit.
Selain memperkuat pemasukan klub, keberadaan Persela Store juga dimaksudkan untuk menjawab kebutuhan para pendukung Persela yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke Kota Lamongan hanya untuk membeli jersey resmi.
Ia menyebut, antusiasme masyarakat terhadap Persela sangat besar, termasuk dari wilayah pesisir utara hingga Lamongan selatan.
“Persela ini punya awareness yang luar biasa. Banyak yang mencintai Persela di Lamongan ini. Hanya saja memang kita tahu, jarak Ngimbang dengan Lamongan Kota butuh waktu sekitar 40 menit, kemudian Paciran atau Brondong dengan Lamongan Kota itu kurang lebih satu jam lebih,” tuturnya.
Ke depan, Persela Store tidak hanya difungsikan sebagai pusat penjualan merchandise resmi. Tempat tersebut juga akan menjadi ruang interaksi antara klub dan suporter.
Manajemen bahkan menyiapkan Persela Store sebagai distribution channel untuk berbagai kegiatan dan informasi klub.
“Di situ juga akan menjadi landing page atau representasi dari Persela. Mulai dari news, kemudian nanti kalau ada event-event apa pun, itu bisa kami pakai sebagai distribution channel,” ucap Adit.
Manajemen berharap, ekspansi ini semakin memperkuat kedekatan emosional antara Persela dengan masyarakat Lamongan.
“Harapannya dengan dibukanya cabang-cabang ini, karena kami tahu Persela adalah kebanggaan kita bersama, maka Persela harus hadir di semua titik yang ada di Kabupaten Lamongan,” tuturnya.
Adit menegaskan, pembangunan bisnis menjadi langkah penting, agar Persela dapat tumbuh sebagai klub sepak bola modern yang mandiri dan kompetitif.
“Sepak bola ini membutuhkan modal yang cukup besar. Sehingga ini bagian dari upaya kami membangun modern football club, menjadi tim yang mandiri dan tentunya menjadi tim yang kompetitif,” pungkasnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.