POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Di bawah langit mendung, Selasa (11/5/2026), seorang bocah laki-laki berpakaian olahraga biasa tanpa sepatu menarik napas dalam-dalam. Matanya menatap lintasan di depannya, sementara jemari kakinya mencari pijakan paling mantap sebelum aba-aba mulai disuarakan. 

Bocah itu adalah satu di antara atlet cilik yang datang dari satu di antara SD di Kecamatan Manggar.

Hari itu, ia dan anak-anak lainnya datang untuk membuktikan siapa yang paling tangguh dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 tingkat kecamatan.

Suasana di area perlombaan kids atletik sangatlah riuh. Cabang ini memang menjadi primadona. Bukan sekadar lari, anak-anak ini harus melewati rintangan demi rintangan disertai ketangkasan yang tinggi.

Terdengar teriakan penyemangat dari para penonton di pinggir lintasan.

"Ayo cepat! Sedikit lagi!" seru satu di antara penonton. 

Begitulah suasana pelaksanaan O2SN tahun ini tercatat diikuti oleh 126 atlet yang merupakan perwakilan terbaik dari 31 SD dan MI se-Kecamatan Manggar.

​Koordinator O2SN tingkat Kecamatan Manggar, Andi Ardian menjelaskan bahwa kompetisi ini merupakan agenda wajib untuk menjaring bakat-bakat terpendam di bidang olahraga sejak usia dini.

​“Kami dari Kelompok Kerja Guru Olahraga berharap kegiatan ini dapat menemukan bibit-bibit atlet potensial untuk mewakili Kabupaten Belitung Timur ke depannya,” ujar Andi saat diwawancarai. 

​Dalam pelaksanaan tahun 2026 ini, terdapat lima cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Pemilihan cabor tersebut merujuk pada petunjuk teknis (Juknis) yang dikeluarkan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

​Kelima cabor tersebut adalah pencak silat, kids athletics, bulu tangkis, renang, dan senam.

​Ketua Pelaksana Kegiatan, Bima Putra Kurniawan menambahkan, dari kelima cabor yang ada, beberapa cabang menunjukkan mayoritas peminat yang cukup signifikan. 

​“Kalau kita lihat data kepesertaan, yang paling banyak peminatnya adalah cabor atletik dan renang. Ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari mereka,” ucap Bima.

​Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Dimulai pada Senin, babak penyisihan terus bergulir hingga puncaknya pada babak final yang akan digelar pada Rabu (13/5/2026) besok.

​Perjalanan mereka yang menang di tingkat kecamatan ini dipastikan masih panjang. Andi mengatakan juara dari setiap nomor pertandingan akan langsung dipersiapkan untuk melaju ke tingkat Kabupaten Belitung Timur.

​“Pemenang dari semua nomor di lima cabor ini akan ditandingkan kembali di tingkat kabupaten pada minggu pertama Juni. Jika berhasil menang lagi, mereka akan berangkat ke Pangkalpinang untuk tingkat provinsi di bulan Juli,” ungkapnya. 

​Andi yang juga aktif sebagai guru PJOK menekankan bahwa O2SN bukan sekadar mencari juara, melainkan menanamkan nilai disiplin dan kerja keras kepada para siswa sejak duduk di bangku sekolah dasar.

​Andi berharap dari perlombaan ini muncul permata baru di dunia olahraga yang nantinya tidak hanya mengharumkan nama Belitung Timur, tapi juga mampu bersaing di kancah nasional.

​“Semoga dari 126 atlet ini ada anak-anak yang memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat nasional nanti. Kita tunggu saja hasil final di hari Rabu,” tutupnya.

(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.