TRIBUNLOMBOK.COM - Berangkat dari tantangan pemerataan pendidikan di wilayah rural dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), Telkomsel menghadirkan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Telkomsel Jaga Cita: Belajar Tanpa Batas di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Program tersebut menyasar lebih dari 1.750 penerima manfaat yang terdiri atas siswa, guru, dan ekosistem sekolah di tujuh sekolah terpilih di Flores.
Melalui program ini, Telkomsel berupaya membuktikan bahwa keterbatasan jarak bukan menjadi hambatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi digital.
Dalam pelaksanaannya, Telkomsel menghadirkan dukungan terintegrasi untuk memperkuat proses belajar mengajar di sekolah-sekolah sasaran.
Dukungan tersebut meliputi penyediaan perangkat dan fasilitas pembelajaran seperti laptop, proyektor, alat peraga, hingga kebutuhan penunjang lain sesuai kebutuhan masing-masing sekolah dengan rincian:
Telkomsel menilai pendidikan dan literasi digital merupakan salah satu enabler penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, pendekatan yang diusung dalam program ini mengedepankan konsep From Connectivity to Human Capability, yakni menjadikan teknologi sebagai jembatan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan generasi muda menghadapi masa depan.
Program Belajar Tanpa Batas dilaksanakan di tujuh sekolah di Pulau Flores, yakni SMKN 3 Komodo dan SMAN 2 Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, SMKN Bung Ruteng dan SMA Budi Darma Cancar di Kabupaten Manggarai, SMAN 2 Soa di Kabupaten Ngada, SMK Karsa Mandiri di Kabupaten Ende, serta SMK Nawa Cita Mego di Kabupaten Sikka.
Agar program benar-benar terasa manfaatnya, Telkomsel menjalankan serangkaian tahap secara terukur:
Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan akses pembelajaran yang lebih setara.
“Telkomsel percaya akses belajar lebih setara dimulai dari rasa dipahami. Melalui Telkomsel Jaga Cita: Belajar Tanpa Batas, kami berupaya menghadirkan dukungan nyata mulai dari perangkat, konektivitas, hingga ekosistem pembelajaran digital, agar siswa dan guru di Flores bisa belajar dengan lebih percaya diri, aman, berdampak. Inilah wujud komitmen kami untuk terus Melayani Sepenuh Hati,” ujar Abdullah Fahmi.
Informasi mengenai inisiatif Telkomsel Jaga Cita dapat diakses melalui: www.telkomsel.com/about-us/sustainability/empower-people/telkomsel-jaga-cita.
Untuk memperkuat kualitas pembelajaran dalam program Belajar Tanpa Batas, Telkomsel juga menjalin kolaborasi dengan Gasing Academy dengan menghadirkan metode GASING (Gampang, Asyik, Menyenangkan), yang dicetuskan oleh Prof. Yohanes Surya Ph.D. sebagai pendekatan pembelajaran numerasi yang efektif dan telah teruji.
Melalui kolaborasi ini, Telkomsel tidak hanya menyediakan akses dan ekosistem pembelajaran digital yang inklusif, tetapi juga turut mendorong pengembangan kemampuan berpikir logis dan analitis siswa sebagai fondasi penting dalam pemanfaatan teknologi digital secara optimal.
(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.