Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papuq menggelar sosialisasi Program Adiwiyata kepada 16 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, sebagai upaya memperkuat budaya peduli lingkungan di satuan pendidikan pada Kamis, (30/4/2026)
Kegiatan yang berlangsung di Restoran 99 Biak ini menyasar sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK, baik negeri maupun swasta, guna mempersiapkan mereka dalam mengikuti program Adiwiyata secara optimal.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa, menyampaikan, Program Adiwiyata tidak semata-mata berorientasi pada perlombaan atau pencapaian penghargaan.
Menurutnya, Adiwiyata merupakan gerakan yang bertujuan menanamkan kesadaran dan budaya peduli lingkungan sejak dini kepada peserta didik.
Baca juga: IKT Jaring Figur Pemersatu di Tanah Rantau Biak Numfor Jelang Musda VI
Ia menyebut peningkatan kapasitas melalui sosialisasi ini menjadi langkah penting agar sekolah tidak hanya sekadar berpartisipasi, tetapi mampu menerapkan prinsip Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) secara berkelanjutan.
Sekolah diharapkan menjadi agen perubahan dalam berbagai aspek pengelolaan lingkungan, seperti pengelolaan sampah, konservasi air, hingga penghijauan di lingkungan sekitar.
Mailoa optimistis bahwa kolaborasi antara dinas lingkungan hidup, dinas pendidikan dan kebudayaan, serta dukungan para guru dan siswa akan mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih dan hijau di Biak Numfor.
Target besar yang ingin dicapai adalah mendorong daerah ini meraih predikat Adiwiyata Mandiri pada tahun 2026.
Baca juga: Anggota DPD RI Janji Perjuangkan Tambah Maskapai Atasi Keterbatasan Armada di Biak
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Biak Numfor, Iwan Ismulyanto, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari persiapan teknis bagi sekolah dalam mengikuti program Adiwiyata, yang kini menjadi program wajib bagi seluruh satuan pendidikan.
"Sebanyak 16 sekolah menjadi sasaran dalam kegiatan tersebut," katanya
Menurutnya, capaian Biak Numfor dalam program Adiwiyata menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, terdapat tiga sekolah yang berhasil meraih penghargaan Adiwiyata.
Secara keseluruhan, hingga saat ini Biak Numfor telah mengantongi 15 penghargaan Adiwiyata di berbagai tingkatan, mulai dari kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Baca juga: Bank Bosnik Intsia Papua Tumbuh Solid Raup Laba Bersih 474 Juta Rupiah
Iwan berharap melalui sosialisasi ini, pihak sekolah dapat memperoleh gambaran strategis, khususnya dalam mempersiapkan dokumen dan memenuhi indikator penilaian Adiwiyata.
"Sekolah juga diharapkan mampu mengikuti program ini secara maksimal sekaligus menerapkan praktik ramah lingkungan secara nyata dan berkelanjutan di lingkungan sekolah masing-masing," pungkasnya.
Kabupaten Biak Numfor tercatat telah meraih penghargaan Adiwiyata baik ditingkat provinsi maupun nasional. Tahun 2025 lalu, terdapat tiga SMA yang dinobatkan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional yakni, SMA Negeri 1 Biak Kota, SMA Negeri 2 Biak Kota, dan SMA Negeri 3 Biak Kota.
Baca juga: Akhir Kompetisi Makin Dekat, Rahmad Darmawan Jaga Mentalitas Persipura di Fase Krusial
Sebelumnya, Tahun 2024 SD Negeri 1 Biak juga meraih penghargaan ditingkat nasional. SMP Negeri 3 Biak dan SMP Negeri 5 Biak Kota juga sukses meraih penghargaan yang sama.(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.