SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Akses jalan di Desa Pandan Arang, Kecamatan Kandis, Ogan Ilir, kini dalam kondisi kritis akibat ambles. 

Jalan yang menjadi jalur alternatif penghubung Kabupaten Ogan Ilir menuju Ogan Komering Ilir (OKI) tersebut menyisakan lubang besar dan nyaris putus total setelah tanah di bawahnya tergerus aliran sungai.

Pantauan di lapangan pada Kamis (30/4/2026) menunjukkan jalan sepanjang lebih dari 10 meter mengalami longsor dengan kedalaman mencapai 5 meter. 

Lokasi longsor yang berada tepat di pinggir sungai membuat kendaraan yang melintas terancam jatuh ke dasar sungai.

"Pengendara harus berhati-hati saat melintas karena jalan ini berpotensi terjadi longsor susulan. Dan juga kendaraan terancam masuk sungai," kata seorang warga bernama Iskandar, Kamis (30/4/2026).

Pantauan di lapangan, ketinggian longsor mencapai kurang lebih 5 meter dan jalan nyaris ambles sepanjang 10 meter lebih.

Jalan tersebut terancam putus setelah tanah di bawahnya tergerus air sungai, sehingga mengalami longsor.

Menurut Iskandar, kondisi tersebut mulai terjadi sejak akhir Desember 2024 lalu.

"Jalan ambles sudah satu tahun lebih. Lama-lama bisa ambles total," ujar Iskandar.

Diungkapkannya, jalan tersebut merupakan jalur alternatif dari Ogan Ilir menuju Ogan Komering Ilir (OKI) maupun sebaliknya.

Warga berharap ada langkah penanggulangan jalan ambles.

"Jangan sampai ada korban, baru bertindak," kata Iskandar.

Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir H. Ruslan menyebut perlu upaya relokasi jalan ke trase yang lebih aman dan jauh dari tepi sungai.

"Sebab kalau mau pasang tiang pancang dan dibangun tembok penahan, biayanya besar sekali. Lagipula tanah di sekitar titik longsor sangat labil," terang Ruslan.

 

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.