Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Alun-alun Kota Bogor menjadi salah satu areal di Kota Bogor yang selalu ramai dikunjungi oleh warga.
Bahkan, ada warga yang berasal dari luar Kota Bogor rela menghabiskan waktunya di Alun-alun ini.
Kondisi Alun-alun Kota Bogor memang sangat cocok untuk dijadikan tempat bersantai.
Beberapa titik terlihat teduh dan sejuk apalagi di dekat Stasiun Bogor.
Pohon-pohon besar dan rindang tumbuh dan menambah kesejukan.
Namun, siapa sangka, di dekat rindangnya pohon itu, ternyata mempunyai cerita lain.
Lokasi itu ternyata sempat ada makam pahlawan tak dikenal.
Untuk lokasi pastinya memang ada beberapa versi.
Ada yang menyebutkan diantara rindangnya pohon besar namun ada juga yang menyebutkan dekat dengan panggung Alun-alun Kota Bogor.
Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Bogor Taufik Hasunna mengatakan, hal ini terjadi sekira tahun 1960 an.
Pahlawan tak dikenal ini semuanya berasal dari Bogor dan berjuang saat Belanda masuk ke Depok.
“Jadi bukan orang sana (Depok). Tapi orang Bogor yang memang dimakamkan disini,” kata Taufik kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (29/4/2026).
Pahlawan tak dikenal itu semuanya dimakamkan di kawasan Alun-alun ini.
Saat itu, sambung Taufik, terdapat sekira 3-4 makam.
Termasuk diantaranya yakni Makam Margonda, pahlawan Depok.
Awalnya makam-makam ini memang tidak diketahui sosoknya termasuk Margonda.
Beberapa orang saksi saat itu hanya mengetahui Margonda dimakamkan dititik itu.
“Saat itu Margonda juga makamnya termasuk Makam Pahlawan Tak Dikenal. Namun, ada yang mengetahui makam itu adalah makam Margonda,” ujarnya.
Margonda sendiri memang warga Kota Bogor dan memiliki rumah di Jalan Selot Nomor 1, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Nama Margonda sendiri diabadikan sebagai nama Jalan Utama di Depok yakni Jalan Raya Margonda.
Di Kota Bogor, Margonda pernah mengenyam pendidikan dan bahkan sampai memiliki anak di Kota Bogor.
“Makam itu semuanya sudah tidak ada ya sekira tahun 1970-an. Termasuk juga Margonda. Semuanya dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Dreded,” ujarnya.
Sampai dipindahkan ke Dreded, beberapa orang pahlawan masih belum diketahui identitasnya.
“Baru Margonda saja yang diketahui,” ujarnya.
Respon Wali Kota Bogor Dedie Rachim
Dedie Rachim ternyata baru mengetahui hal ini saat berkunjung ke Rumah Margonda di Jalan Selot beberapa waktu lalu.
Ia mendapat cerita bahwa di titik itu pernah ada kuburan massal salah satunya yakni Margonda.
“Di depan tulisan 1881 Stasiun Bogor ternyata itu dulunya makam pahlawan salah satunya Margonda. Pahlawan ini yang gugur di Kalibata Depok. Sekarang kita jadikan areal panggung,” kata Dedie Rachim.
Untuk menghargai jasa Margonda, Pemkot berencana memberikan penghargaan dengan cara membuat prasasti kecil.
“Ya semacam penghargaan dalam bentuk prasasti kecil bentuk apresiasiasi penghargaan atas perjuangan beliau melawan Belanda,” tandasnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.