SURYAMALANG.COM, BANDUNG - Pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan peringatan keras kepada dua kandidat kuat juara Super League 2025/2026, Persib Bandung dan Borneo FC.

Marcos Santos mengingatkan Persib Bandung dan Borneo FC untuk tidak meremehkan keberadaan Persija Jakarta di sisa kompetisi. 

Pernyataan tersebut disampaikan Marcos usai Arema FC sukses menahan imbang Persib 0-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026).

Hasil tersebut tidak hanya mengancam posisi Maung Bandung di puncak klasemen, tetapi juga membuka celah bagi Macan Kemayoran untuk kembali memanaskan persaingan gelar juara dalam lima laga tersisa.

Baca juga: Persebaya Tantang Arema FC, Bernardo Tavares Siapkan Kejutan Meski Bruno Moreira Diragukan Tampil

Di sisi lain, Borneo FC sukses memanfaatkan keadaan sebaik-baiknya saat menjamu Semen Padang di Stadion Segiri, Samarinda.

Kemenangan dengan skor tiga gol tanpa balas tersebut membuat Borneo FC berhasil menyamakan perolehan poin dari Persib Bandung.

Meski demikian, Borneo FC masih tertahan di posisi kedua klasemen karena kalah head-to-head dalam dua pertemuan dengan Persib musim ini.

Kekaguman Marcos Santos

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengaku masih sangat sulit membaca tren persaingan gelar juara di Liga Indonesia, bahkan mengaku kaget melihat persaingan Super League yang sangat kompetitif hingga akhir musim.

"Lihat, ini adalah kompetisi yang sangat sulit, bagi saya, yang berasal dari Liga Brasil yang sangat kompetitif," ujar Marcos Santos dalam konferensi pers usai laga lawan Persib, Jumat (24/4/2026).

"Di musim pertama saya di sini (Super League), saya terkejut secara positif dengan betapa kompetitif dan terorganisirnya liga ini" lanjutnya.

"Jadi, saya ingin mengucapkan selamat kepada mereka yang bertanggung jawab atas liga, tim, dan para pemain yang telah menjadikannya liga yang sangat kuat" imbuhnya. 

"Jadi, mustahil untuk memprediksi siapa yang akan menjadi juara. Masih ada empat atau lima pertandingan tersisa, banyak poin yang masih diperebutkan," jelas Marcos.

Persija Sebagai Ancaman Nyata

Persib dan Borneo FC memang menjadi dua kompetitor terkuat menuju gelar juara saat ini, namun Marcos tidak mencoret nama Persija Jakarta dari daftar perburuan gelar.

Meski Persija belum menemukan performa terbaiknya usai beberapa kali menelan hasil negatif pada putaran kedua, Marcos Santos mengingatkan Macan Kemayoran masih bisa memberikan ancaman nyata.

Baca juga: Menang di Kandang Malut United Jadi Modal Penting Persebaya Jelang Dijamu Arema FC dalam Derby Jatim

Lima laga sisa dianggapnya bukan waktu yang terlambat bagi Persija untuk menunjukkan taji sebagai kompetitor juara.

"Tetapi (Persib) Bandung dan Borneo FC sedang berjuang di dua teratas, dan Persija sudah menjadi kekuatan ketiga, dan jika Persib dan Borneo tersandung, masih ada waktu bagi Persija untuk mengejar. Ini adalah tiga klub yang berjuang untuk gelar juara," tegasnya.

Masalah Penyelesaian Akhir Persija dan Persib

Persija Jakarta dan Persib Bandung sendiri sama-sama gagal meraih kemenangan pada laga pekan ke-29 Super League 2025/2026.

Persija yang menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 22 April lalu, dipaksa puas membawa pulang satu poin setelah mengakhiri laga dengan skor 1-1.

Hasil ini memicu kekecewaan pelatih Mauricio Souza terhadap lini serang anak asuhnya. Ia geram karena Persija hanya mencetak satu gol meski memiliki banyak peluang.

“Tidak ada gunanya menciptakan peluang seperti yang kami lakukan jika tidak bisa mengonversinya menjadi gol" kata Mauricio Souza dilansir dari laman resmi Persija.

"Saya perlu melihat ulang pertandingan, tetapi sejauh yang saya lihat dan ingat, kami memiliki semua peluang untuk memenangkan laga ini,” lanjutnya.

Baca juga: Penampilan Gacor Milos Raickovic saat Persebaya Bekuk Malut United, Selanjutnya Lawan Arema FC

Masalah serupa dialami Persib saat menjamu Arema FC di GBLA, Jumat.

Duel yang berakhir seri 0-0 tersebut menunjukkan masalah penyelesaian akhir yang serius bagi Maung Bandung.

Banyak peluang emas Persib yang berhasil dimentahkan oleh kiper Arema FC, Lucas Frigeri, yang tampil gemilang.

Situasi ini turut membuat Bojan Hodak frustrasi.

“Kami punya banyak peluang, melepaskan 28 tendangan ke gawang tapi kami tidak bisa mencetak gol, ini membuat frustrasi. Kami menghormati Arema karena seringkali bertahan dengan sembilan hingga 10 pemain,” ucap Bojan Hodak dilansir dari laman resmi I.League.

Kondisi Klasemen di Puncak Kompetisi

Terlepas dari hasil imbang tersebut, Persib kini masih tetap memuncaki klasemen Super League 2025/2026 dengan raihan 66 poin.

Namun, Maung Bandung wajib waspada karena Borneo FC menempel ketat dengan raihan poin yang sama dan hanya terpaut status head-to-head.

Sementara itu, Persija Jakarta menempati posisi ketiga dengan koleksi 59 poin.

(BolaSport.com/BolaSport.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.