TRIBUNNEWSMAKER.COM - Usai dikritik MUI Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, akhirnya merespon terkait pemusnahan ikan sapu-sapu.
Sebelumnya, MUI menyoroti metode pemusnahan yang dilakukan dengan cara menguburkan ikan sapu-sapu secara massal dalam kondisi masih hidup.
Hal ini dinilai menimbulkan polemik dan menjadi perhatian publik.
Menanggapi kritik tersebut, Anwar memastikan bahwa pihaknya tidak tinggal diam.
Ia mengungkapkan bahwa metode pemusnahan kini telah diubah sebagai bentuk evaluasi atas masukan yang diberikan.
Langkah ini diambil untuk memastikan proses penanganan ikan sapu-sapu ke depan dapat dilakukan dengan cara yang lebih tepat dan tidak menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.
Baca juga: Sosok Hendrikus Atlet MMA Tusuk Nus Kei hingga Tewas di Bandara, Sempat Bahas Soal Pembunuh: Brutal
"Yang jelas MUI kan sudah mulai di media sosial bicara, masa ikan hidup dikubur. Akhirnya kita punya pemikiran yang sama," kata Anwar di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026).
Saat ini, Anwar menyebut pemusnahan dilakukan dengan cara memotong kepala ikan sapu-sapu sebelum akhirnya dikuburkan.
"Akhirnya sebelum kita kubur, kita bacok kepalanya. Kita matikan dulu, baru kita kubur. Seperti kemarin yang saya lakukan hari Selasa kemarin di Setu Babakan," ungkap Wali Kota.
Sebelumnya, petugas gabungan menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu di saluran PHB Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2026).
Selama tiga jam pelaksanaan operasi, sebanyak 3 ton ikan sapu-sapu berhasil ditangkap.
Penangkapan ikan sapu-sapu dilakukan secara manual, di mana petugas turun ke saluran PHB dan menebar jaring.
Setelah ditangkap, ribuan ikan sapu-sapu dimasukkan ke dalam karung sebelum dibawa ke lokasi pemusnahan yang berjarak sekitar 50 meter dari saluran PHB.
Di lokasi tersebut, petugas PPSU telah menggali lubang dengan kedalaman sekitar satu meter. Ikan sapu-sapu hasil tangkapan kemudian dimusnahkan dengan cara dikubur.
Baca juga: Siap Lawan! China Balas Ancaman Donald Trump, Siapkan Langkah Keras Hadapi Tekanan Tarif Impor AS
Lurah Srengseng Sawah Sunardi mengatakan, lokasi penguburan ikan sapu-sapu dipastikan aman karena jauh dari permukiman warga.
"(Lokasi pemusnahan) Insya Allah nggak mengganggu ya, karena jauh dari permukiman dan di lokasi yang tidak ada penduduk," kata Sunardi.
Adapun operasi penangkapan ikan sapu-sapu ini digelar secara serentak di sejumlah wilayah di DKI Jakarta.
Ikan sapu-sapu dianggap menjadi predator bagi ikan-ikan lokal dan berpotensi merusak ekosistem kali.
(Tribunnewsmaker.com/Tribunjakarta.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.