Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luhur Pambudi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Terjadi kecelakaan maut di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/4/2026) malam.

Seorang pejalan kaki yang menyeberang jalan tewas seketika usai tertabrak motor mahasiswa di Jalan Undaan Kulon, Peneleh, Genteng, Surabaya. 

Informasinya, korban meninggal dunia; pejalan kaki berinisial JK (59) warga Bojonegoro, Jawa Timur.

Jenazahnya dievakuasi petugas medis ke RSUD dr Soetomo Surabaya.

Sedangkan, motor Honda PCX bernopol N-3990-FAC dikendarai pria berinisial ASP (20) mahasiswa asal Malang. ASP mengalami luka lecet pada kaki kanannya. 

"ASP luka kaki kanan lecet, rawat jalan RSUD dr Soetomo Surabaya. JK meninggal dunia di TKP," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Supriono, saat dihubungi awak media, pada Senin (20/4/2026). 

Mengenai kronologi kecelakaannya, Supriono menerangkan, kecelakaan bermula saat motor mahasiswa melaju dari arah selatan ke utara. 

Setibanya di lokasi, korban pejalan kaki menyeberang dari arah barat ke timur. Tak pelak, terjadilah kecelakaan tersebut. 

Benturan yang kuat menyebabkan korban pejalan kaki mengalami luka parah di kepala hingga meninggal dunia di lokasi.

Baca juga: Kecelakaan di Madiun, Mobil Honda Jazz Tabrak Motor yang Ditumpangi Ibu dan Anak 1 Tahun

"Pengendara motor PCX yang semula berjalan dari arah selatan ke utara, sesampainya di TKP terjadi kecelakaan dengan pejalan kaki yang berjalan menyeberang dari arah barat ke timur," katanya. 

Imbauan Polisi

Anggota Satlantas Polrestabes Surabaya tak henti-hentinya mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan berkendara, secara langsung dengan terjun ke lapangan ataupun memanfaatkan berbagai macam platform media sosial. 

Supriono mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi rambu-rambu, peraturan, etika serta kedisiplinan dalam berlalu lintas selama berkendara di jalanan. 

Sebelum mulai berkendara jarak jauh atau dekat, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, standar dan aman. 

Kemudian, pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat, bugar, dan memiliki ketahan kuat.

Baca juga: Kecelakaan di Tuban, Truk KDMP yang Baru Didatangkan Tabrak Pohon, Sopir Luka-luka

"Jangan memaksakan diri. Kalau merasa tubuh sudah lelah atau mengantuk di perjalanan, segera menepi ke tempat aman atau rest area yang tersedia untuk beristirahat memulihkan kondisi kebugaran dan kesehatan sebelum melanjutkan perjalanan," katanya. 

Terakhir, Supriono berharap masyarakat juga proaktif dan tidak segan melaporkan segala bentuk kendala selama di perjalanan kepada anggota kepolisian yang tersebar di masing-masing pos lalu lintas.

Masyarakat bisa memanfaatkan layanan darurat Polisi Call Center 110 secara gratis selama 24 jam.

"Sudah menjadi tugas pokok dan fungsi kami memberikan pelayanan pada masyarakat semaksimal mungkin. Demi menciptakan situasi keamanan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di tengah masyarakat," pungkasnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.