Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sosok Fatmawati (22), mahasiswi Universitas Lampung ( Unila ), yang terseret arus sungai di tempat wisata Wira Garden, Bandar Lampung.
Fatmawati ditemukan tim SAR gabungan di perairan Pulau Pahawang dalam kondisi tak bernyawa.
Fatmawati bersama rekannya, Bunga (22), yang juga mahasiswi Unila, terseret arus sungai di tempat wisata Wira Garden, Bandar Lampung, pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 13.05 WIB.
Rekan Fatmawati, Ilham mengungkap komunikasi terakhirnya dengan Fatmawati, terjadi sehari sebelum kejadian, melalui pesan WhatsApp.
“Terakhir komunikasi hari Minggu, lewat WhatsApp. Pesannya ingin ketemuan, mungkin setelah Lebaran,” ujar Ilham saat dimintai keterangan di RS Bhayangkara, Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Dua Mahasiswi Unila Korban Tenggelam Ditemukan, Manajemen Wira Garden Siap Evaluasi
Ia menyebut, tidak ada firasat atau pesan mencurigakan yang disampaikan korban sebelum kejadian.
Dalam keseharian, korban dikenal sebagai pribadi yang aktif.
“Orangnya cukup aktif, kami juga kawan satu kelas,” tambahnya.
Ilham juga menyampaikan bahwa pertemuan terakhir secara langsung dengan korban terjadi sebelum momen Lebaran.
Ia memastikan tidak ada pesan-pesan terakhir di grup pertemanan yang mengarah pada kejadian tersebut.
“Tidak ada pesan khusus di grup,” katanya.
Mewakili rekan-rekannya, Ilham berharap kedua korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Suasana duka menyelimuti ruang forensik RS Bhayangkara Bandar Lampung, Rabu (2/4/2026) siang.
Sekira pukul 12.30 WIB, keluarga dan puluhan rekan mahasiswa tampak berkumpul menanti proses autopsi dua mahasiswi Unila yang tenggelam di Sungai Batu Putu, kawasan Wira Garden.
Isak tangis pecah saat keluarga korban tiba.
Sejumlah kerabat terlihat saling berpelukan, sementara rekan-rekan korban tak kuasa menahan haru.
Beberapa di antaranya terduduk lemas di lorong rumah sakit, suasana hening sesekali pecah oleh tangisan yang tak terbendung.
Kedua korban diketahui bernama Bunga (22), warga Metro, dan Fatmawati (22), warga Tulang Bawang Barat (Tubaba).
Keduanya sebelumnya dilaporkan terseret arus saat berenang di Sungai Batu Putu pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 13.05 WIB.
Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan dan dievakuasi.
Saat ini, jenazah keduanya berada di ruang forensik RS Bhayangkara Bandar Lampung untuk proses lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, usai proses forensik selesai, kedua jenazah rencananya akan segera dibawa ke rumah duka masing-masing.
Bunga akan dipulangkan ke kediamannya di Kota Metro, sementara Fatmawati akan dibawa ke rumah duka di Kabupaten Tulangbawang Barat.
Di lokasi, sejumlah mahasiswa yang merupakan rekan korban terus berdatangan.
Mereka tampak memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan, sembari mengenang kedua korban yang dikenal dekat di lingkungan pergaulan kampus.
Hingga siang hari, suasana duka masih terasa kental di area rumah sakit.
Tampak juga 3 mobil Ambulance tengah bersiaga di lokasi.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.