SURYA.CO.ID, SURABAYA - Karyawan magang yang mencuri barang inventaris toko donat di Jalan Kedung Rukem, Tegalsari, Surabaya pada Sabtu (28/3/2026) ternyata merupakan penjahat kawakan.

Karyawan magang yang ternyata merupakan maling itu berinisial DE (23) merupakan pemuda asal Tangerang Selatan.

DE bisa dengan cepat ditangkap setelah video CCTV-nya viral di medsos. 

Baca juga: Karyawan Baru di Surabaya Curi Inventaris Toko Donat Saat Training

 

Ditangkap di Yogyakarta

Pelaku DE akhirnya diburu Anggota Polsek Tegalsari Polrestabes Surabaya, setelah mendapatkan laporan dari korban juragan toko donat, H (37) warga Waru, Sidoarjo. 

Lokasi toko donat yang dicuri barang inventarisnya berada di Jalan Kedung Rukem, Tegalsari, Surabaya, Sabtu (28/3/2026). 

Barang yang berhasil dicuri Pelaku DE meliputi dua tabung elpiji berukuran tiga kilogram, satu gadget tablet, sebuah alat mesin press minuman, dan uang tunai Rp100 ribu. 

Setelah dilakukan olah TKP, akhir petugas berhasil mengetahui keberadaan Pelaku DE yang kabur di kawasan Terminal Giwangan Daerah Istimewa Yogyakarta. 

"Jadi personel kami pada saat itu berhasil menangkap pelaku saat sedang duduk-duduk di dekat toilet dan sedang memainkan ponselnya," pungkasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS Pria Tangerang yang Kuras Barang di Toko Donat Surabaya Ditangkap

 

Catatan Kejahatan 

Penangkapan itu, dikomandoi langsung oleh kanit reskrim, Iptu Rasyad Risqy Revianta. 

Ternyata, Pelaku DE pernah terlibat aksi pencurian di tiga lain yakni di kawasan Tangerang Selatan hingga Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Beberapa pekan sebelum bulan puasa yakni Februari 2026, Pelaku DE pernah mencuri yang senilai satu juta rupiah dan dua ponsel di sebuah toko kawasan Tangerang. 


Kemudian, pada Maret 2026, Pelaku DE pernah mencuri Motor Honda Vario 110 cc di Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Dan, terakhir sebelum beraksi di Surabaya, pada Akhir Maret 2026, Pelaku DE pernah mencuri motor Yamaha Aerox. 

"Hasil interogasi pelaku sebelumnya sudah pernah melakukan pencurian di 3 lokasi lain. Kasus masih terus dikembangkan," ujarnya saat dihubungi SURYA.CO.ID, pada Kamis (2/4/2026).

Baca juga: Karyawan Baru di Surabaya Curi Inventaris Toko Donat Saat Training

 

Kronologi Pencurian

Sebelumnya, karyawati toko Donat, Mitha (45) menceritakan pelaku pencurian di dalam toko dilakukan oleh calon pegawai toko yang baru saja direkrut untuk bekerja. 

Sosok adlah laki-laki berusia sekitar 20-an tahun berinisial DE yang diketahui berdomisili asal Tangerang. 

Terduga pelaku DE terpantau CCTV beraksi menguras barang berharga toko sekitar pukul 02.00 WIB. 

"Hanya (nama) panggilannya DE. Iya. Tahun 2003 kelahirannya itu, asal Tangerang," ungkapnya. 

Setahu Mitha, sosok terduga pelaku DE belum bekerja secara penuh melayani pembeli di gerai toko kawasan Jalan Kedung Rukem. Karena, DE baru tiba di Jatim, pada Jumat (27/3/2026) sore. 

Memang, beberapa waktu sebelumnya, Terduga DE diterima bekerja oleh bosnya setelah mengirimkan lamaran melalui platform pencarian kerja (job seeker) online berbasis aplikasi gadget. 

Bahkan, selama menjalani masa training persiapan bekerja, terduga DE sementara waktu menginap di sebuah hotel bintang tiga di dekat Terminal Purabaya, Desa Bungurasih, Waru, Sidoarjo.

"Trainingnya, waktu datang dari Tangerang itu Jumat langsung ditraining. Terus ke sini jam 23.00 sempat ngopi kok ada orderan, Tutupnya jam 11 malam. Dia sempat ada orderan kok," jelasnya. 

Berdasarkan informasi yang diketahui Mitha, terduga pelaku DE berhasil mencuri alat mesin press gelas plastik, dua tabung elpiji ukuran 3 kg berwarna hijau, dan sebuah gadget tablet alat operasional pesanan online.

Diperkirakan kerugiannya sekitar belasan juta rupiah.

 

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.