BANGKPOS.COM - ​kisah Vicky Aristo Katiandagho, seorang anggota polisi asal Polda Sulawesi Utara yang dimutasi secara mendadak saat tengah membongkar kasus dugaan korupsi besar di Kabupaten Minahasa.

Merasa ada yang janggal dengan pemindahannya ke Polres Kepulauan Talaud tersebut, Vicky akhirnya memilih mengajukan pengunduran diri dari institusi Polri sejak Juni 2025 yang baru saja disetujui setelah menanti selama hampir setahun.

Kisah Vicky pun viral di media sosial. Ia sebelumnya bertugas di Polda Sulawesi Utara, kini sudah mengundurkan diri.

Narasi yang beredar bahkan menyebutkan bahwa ia telah mengakhiri pengabdiannya di institusi kepolisian setelah mengalami mutasi.

Dalam keterangannya, Vicky Aristo Katiandagho mengungkap bahwa sebelum dimutasi, ia menjabat sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Khusus Sat Reskrim Polres Minahasa. Tugasnya berfokus pada penanganan perkara korupsi.

Baca juga: Beli Pertalite dan Solar untuk Mobil Pribadi Dibatasi 50 Liter per Hari

Ia mengaku tengah menangani kasus yang menjadi perhatian publik dan melibatkan sejumlah pihak penting di Kabupaten Minahasa.

"Saya sedang menangani kasus, menangani perkara yang mengundang atensi publik yaitu perkara korupsi yang terjadi di Kabupaten Minahasa yang melibatkan orang-orang penting di Kabupaten Minahasa," ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Kasus Lama yang Naik ke Tahap Penyidikan

Kasus yang ditangani berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan tas ramah lingkungan program yang disebut berasal dari kebijakan Bupati Minahasa tahun 2020.

Menurut Vicky Aristo Katiandagho, penyelidikan perkara ini sebenarnya telah dimulai sejak Januari 2021.

Namun, baru pada 5 September 2024 statusnya meningkat menjadi penyidikan setelah melalui gelar perkara di tingkat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulut.

Saksi Diperiksa, Audit Disiapkan

Dalam proses penyidikan, timnya telah memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan dokumen sebagai alat bukti. Bahkan, koordinasi juga telah dilakukan dengan BPKP Perwakilan Sulawesi Utara untuk menghitung potensi kerugian negara.

Namun di tengah proses yang masih berjalan, Vicky mengaku tiba-tiba dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud tanpa mengetahui alasan pasti.

"Namun pada saat penyidikan masih berjalan, tiba-tiba tanpa saya ketahui apa sebabnya, saya dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud," jelasnya.

Pengunduran Diri: Proses Lama yang Baru Disetujui

Terkait kabar dirinya keluar dari kepolisian, Vicky Aristo Katiandagho mengungkap bahwa pengunduran dirinya sebenarnya telah diajukan sejak Juni 2025.

"Itu salah satu alasannya," ujarnya singkat.

"Saya sudah mengajukan pengunduran diri sejak bulan Juni 2025, tapi baru sekarang di-ACC," tambahnya.

Meski tidak menjelaskan secara rinci alasan di balik keputusan tersebut, pernyataannya memberi gambaran bahwa proses itu telah berlangsung cukup lama.

 Babak Baru: Dari Penegak Hukum ke Penjual Kopi

Saat ditanya mengenai rencana ke depan, jawaban Vicky cukup santai. Ia mengaku kini tengah menikmati aktivitas baru di luar institusi kepolisian.

"Saya masih menikmati jualan kopi," katanya sambil tertawa.

Meski telah mundur, ia tetap menyampaikan pesan yang mencerminkan loyalitasnya terhadap institusi.

"Sekali Bhayangkara, selama Bhayangkara."

Polisi Belum Beri Penjelasan Resmi

Sementara itu, pihak Polda Sulawesi Utara belum memberikan keterangan resmi terkait viralnya video tersebut maupun isu yang berkembang di masyarakat.

Hingga kini, publik masih menunggu klarifikasi lebih lanjut untuk menjawab berbagai spekulasi yang muncul apakah mutasi tersebut murni bagian dari rotasi biasa, atau ada faktor lain yang belum terungkap.

Kasus ini menjadi contoh bagaimana informasi di media sosial dapat berkembang cepat, sering kali mendahului klarifikasi resmi.

Di satu sisi ada pengakuan langsung dari yang bersangkutan, namun di sisi lain masih banyak pertanyaan yang belum terjawab.

Yang jelas, peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya transparansi dalam penanganan kasus hukum, terutama yang menyangkut isu sensitif seperti korupsi.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.