SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Langit Ponorogo akan dipenuhi warna-warni balon udara tanpa awak dalam Reog Balon Carnival 2026.

Sebanyak 44 tim ikut serta, dengan 24 peserta lokal yang akan dinilai resmi.

Festival ini digelar di Jurang Gandul sebagai bentuk pelestarian tradisi Lebaran khas Ponorogo.

Selain itu, acara ini juga bertujuan mencegah penerbangan balon liar yang berisiko membahayakan keselamatan.

Ada 44 Tim Balon Udara 

Sedikitnya 44 balon udara tanpa awak siap menghiasi langit Ponorogo dalam acara Reog Balon Carnival, Minggu (29/3/2026) pagi.

“Pesertanya membeludak. Kami batasi memang. Total ada 44 tim yang mengikuti Reog Balon Carnival,” ungkap Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Sabtu (28/3/2026).

Dia menjelaskan prediksinya setiap kecamatan mengirim satu perwakilan. Sehingga ada 21 peserta, masing-masing kecamatan 1 perwakilan. 

“Akhirnya kita tutup di 24 peserta yang lokal. Dari Wonosobo 20 peserta. Peserta total 44,” kata AKBP Andin saat dikonfirmasi Tribunjatim.com,

Namun, dia mengaku yang akan dinilai hanya peserta lokal. Sehingga ada 24 peserta lokal yang dinilai. Sedangkan 22 peserta hanya eksebisi,

“Kriteria, ada keindahan, kekompakan, tema, dan lain sebagainya. Lokasinya di lapangan motor cross di Jurang Gandul,” tambah mantan Waka Polres Berau, Polda Kalimantan Timur.

Menurutnya peserta bisa datang ke lokasi sekitar pukul 04.00 wib. Kemudian pukul 05.00 wib, balon udara tanpa awak itu sudah naik namun dengan cara ditali,

“Festival balon udara ini berawal dari tradisi atau kebiasaan masyarakat Ponorogo setiap lebaran, menerbangkan balon udara tanpa awak,” terangnya.

Kemudian, dirinya mempunyai inisiatif berkomunikasi dengan Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disbudparpora).

“bagaimana kalau hobi adik-adik ini kita wadahi dengan harapan setelah ada wadah untuk menyalurkan hobinya yang balon udara tanpa awak atau liar itu bisa dikurangi, syukur-syukur tidak ada,” urainya.

Sehingga, jelas dia, tidak mengganggu atau membahayakan penerbangan, membahayakan PLN karena bisa menimbulkan kebakaran, kalau jatuh ke rumah bisa membakar rumah seperti pengalaman tahun sebelumnya. 

Polres bersama Pemkab Ponorogo bakal menggelar Reog Balon Carnival, Minggu (29/3/2026) pagi.

Reog Balon Carnival digelar sebagai upaya melestarikan tradisi penerbangan balon udara tanpa awak saat Lebaran di Kabupaten Ponorogo namun dengan cara yang lebih aman dan tertib. 

Melalui festival yang akan digelar di Sirkuit Jurang Gandul, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jatim masyarakat diarahkan menyalurkan kreativitas tanpa menerbangkan balon udara secara liar maupun disertai petasan yang berisiko membahayakan.

(SURYAMALANG.COM/Pramita Kusumaningrum)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.