TRIBUNNEWS.COM - Agenda MotoGP 2026 akan kembali bergulir akhir pekan ini dengan menggelar balapan di Amerika Serikat.
Tajuk MotoGP Amerika 2026 akan digelar pada 28-30 Maret Circuit of The Americas (COTA).
Penggemar MotoGP barangkali langsung tertuju kepada Marc Marquez saat membahas balapan di COTA.
Hal itu lantaran rider berjuluk Baby Alien itu punya rekor mentereng saat tampil di lintasan yang terletak di daerah Austin, Texas, ini.
Marquez pernah menjadi juara di seri COTA ini sebanyak 7 kali.
Di mana 6 di antaranya ia catatkan secara beruntun.
Baca juga: Marc Marquez Pole Position MotoGP Amerika 2026? Fenomena Langka 2024 Membayang di COTA
Meski demikian, terakhir kali Marquez memenangi balapan di Amerika Serikat ini terjadi pada tahun 2021 lalu.
Setelah itu, Marquez kalah saing dari Enea Bastianini dan Alex Rins yang menjuarai dua balapan selanjutnya.
Rasa percaya diri pembalap berjuluk Baby Alien ini rasanya sedang pada tingkatan cukup tinggi.
Ia setidaknya mulai menemukan sentuhan di Desmosedici GP26 yang mulai membaik.
Hasil positif bisa ia catatkan saat mengikuti balapan di Brasil pekan lalu.
Namun Marquez juga mesti ingat bahwa balapan di COTA tak melulu soal dirinya.
Banyak pembalap lainnya yang juga mengincar kemenangan di balapan kali ini.
Sebagaimana misi yang diusung rider tim Aprilia, Jorge Martin.
Jorge Martin malah mendapatkan start lebih baik ketimbang Marc Marquez musim ini.
Martinator, julukannya, sudah merasakan manisnya naik podium.
Ia melakukannya saat tampil di Brasil pekan lalu.
Martin menempati peringkat kedua di balapan utama, hanya kalah dari Marco Bezzecchi yang benar-benar on fire di awal musim.
Optimisme Martin menyala untuk menghadapi balapan di COTA.
Ia memiliki motivasi yang sangat luar biasa untuk adu kebut di sini.
Menurutnya, jika ia bisa menang di lintasan ini, dirinya akan dengan mudah membalap di sirkuit lainnya.
"Jika saya kompetitif di sini, saya pikir saya akan kompetitif di manapun," kata Martin dikutip dari Motorsport.
"Balapan pekan ini akan menjadi sangat baik dan menantang."
"Ini akan sangat menantang bagi saya pribadi," sambungnya.
Menariknya, kebangkitan Martin ini terjadi di tengah rumor panas yang menyebutkan bahwa ia telah berkomitmen untuk pindah ke Yamaha pada musim 2027 mendatang.
Sebagai perbandingan, saat ini Yamaha masih terseok-seok, dengan hasil terbaik di Brasil hanya finis di posisi ke-14 lewat Alex Rins.
Muncul pertanyaan, Apakah performa kompetitif Aprilia saat ini membuat Martin goyah dan menyesali keputusannya?
Namun sebagaimana mengutip MotoGP, Kekasih Maria Matutez itu memberikan jawaban tegas soal masa depannya.
"Tidak, sama sekali tidak (menyesal)," ujar Jorge Martin menanggapi spekulasi tersebut.
"Saya pikir masa depan adalah masa depan, sekarang adalah masa kini. Saya ingin fokus pada saat ini. Anda selalu punya pemikiran (lain), tetapi begitu saya mengambil keputusan, saya akan menjalaninya 100 persen."
Bagi Martin, saat ini adalah waktunya merayakan progres yang ia raih bersama pabrikan Noale.
"Sekarang kita berada di Aprilia, sekarang kita berada di momen yang baik, dan inilah saatnya menikmati momen tersebut," imbuhnya.
Sabtu, 28 Maret
01:15-01:50 - Practice
02:05-02:45 - Practice
03:00-04:00 - Practice (MotoGP)
20:40-21:10 - Free Practice 2
21:25-21:55 - Free Practice 2
22:10-22:40 - Free Practice 2 (MotoGP)
22:50-23:05 - Kualifikasi 1
23:15-23:30 - Kualifikasi 2
Minggu, 29 Maret
03:00 - Sprint Race (MotoGP)
22:40-22:50 - Warm Up
23:00-23:40 - Rider Parade
Senin, 30 Maret
03:00 - Grand Prix MotoGP America
(Tribunnews.com/Guruh, Niken)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.