TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua Forum Komunikasi Asosiasi Pokdarwis Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Ardy Sanjaya menyoroti pentingnya fasilitas sarana prasarana keselamatan di tempat wisata, Rabu 25 Maret 2026.
Ardy Sanjaya mengatakan, kejadian seorang anak diduga tenggelam di objek wisata pantai harus menjadi pembelajaran dan evaluasi. Dia menilai kejadian ini memperpanjang catatan korban tenggelam di tempat wisata.
"Dengan kejadian Ini tentu menjadi atensi bagi kami Pokdarwis di Kabupaten Sambas untuk meminta dilibatkan dalam kegiatan dalam menyambut hari besar libur Nasional, mungkin kami bisa memberi masukan terkait keselamatan pengunjung," ucapnya.
Ardy Sanjaya menjelaskan, setiap tahunya Pokdarwis hanya menerima surat himbauan dari Bupati Sambas yang berisi arahan untuk mengecek kembali sarana prasarana keselamatan pengunjung.
"Kami hanya terima surat himbauan, ada arsip 2025 terlampir, yang sama sekali kami Pokdarwis tak pernah terlibat dalam rapat dan sebagainya dalam persiapan libur," jelasnya.
"Sepertu dalam surat himbauan agar melakukan pengecekan kembali sarana dan prasarana untuk memenuhi standar keselamatan dan pengunjung serta melakukan uji kelaikan pada lembaga, instansi, kepolisian, tim kesehatan, BPBD dan BASARNAS," ucapnya.
Ardy mengaku, sejauh ini Pokdarwis belum memiliki fasilitas dan sarpras keselamatan yang memadai. Sebab itu ia mengaku bingung harus komunikasi dengan siapa.
Baca juga: Jumlah Kunjungan Wisata di Sambas Turun Dibanding Lebaran Tahun Lalu
"Saran dan pendapat, dari kejadian ini kita dapat belajar untuk lebih waspada dan untuk pengunjung untuk tetap berhati-hati di tempat pariwisata agar mandi di pantai dan di danau wajib mengunakan Life Jacket," jelasnya.
Lebih lanjut Ardy menyinggung bahwa pad a2021 Surat Kemenpar menyatakan sektor Pariwisata telah dibuka kembali untuk umum paska pandemi Covid-19.
"Kurang lebih 3 tahun2019 sampai dengan 2021 lumpuh total semua sektor Pariwisata," ucapnya.
Dia juga meminta Disparpora Kabupaten Sambas bergerak cepat untuk mulai membangun kembali Pariwisata yang ada di Kabupaten Sambas dengan mendata ulang pokdarwis.
"Ada beberapa Pokdarwis yang mesti di tata ulang, mulai dari Danau Sebedang, Pantai Bahari Jawai, Pantai Temajuk, Tanjung Api dan Bukit Piantus," tegasnya. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.