TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Puluhan musisi lokal dari berbagai genre bakal meramaikan gelaran Kosong-Kosong Vol.21 bertajuk “Come Up” yang akan digelar di Museum Kalimantan Barat, Pontianak, pada 26 Maret 2026.
Event musik tahunan ini menjadi salah satu agenda yang dinanti para penikmat musik dan komunitas kreatif di Kota Pontianak.
Kosong-Kosong dikenal sebagai ruang berkumpulnya musisi lokal dan komunitas seni, sekaligus momentum silaturahmi bagi anak muda setelah perayaan Idulfitri.
Tahun ini, acara dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga 22.30 WIB dengan menghadirkan puluhan penampil dari berbagai genre, mulai dari pop, jazz, alternatif hingga musik tradisional yang dikemas secara modern.
Salah satu band yang akan tampil adalah Manjakani. Menjelang penampilannya, para personel terlihat melakukan latihan intensif untuk mempersiapkan penampilan terbaik di panggung Kosong-Kosong.
Dalam kesempatan tersebut, Manjakani akan tampil dengan formasi Orkes Melayu dan membawakan sejumlah lagu populer yang telah dipersiapkan khusus untuk event ini.
Vokalis Manjakani, Topan dan Nabila, mengatakan bahwa mereka akan membawakan enam lagu dalam penampilannya di Kosong-Kosong.
Baca juga: Polsek Pontianak Barat Datangi TKP dan Berikan Pengamanan Proses Evakuasi Kebakaran 4 Rumah
“Kita tampil membawakan formasi Orkes Melayu dan akan membawakan enam lagu,” ujar mereka saat ditemui di sela latihan, di Kardja Coffee , Rabu 25 Maret 2026.
Mereka mengaku antusias menantikan event yang digelar setahun sekali tersebut. Menurut mereka, Kosong-Kosong tidak hanya menjadi panggung musik, tetapi juga ajang silaturahmi di suasana Idulfitri.
Sementara itu, salah satu penonton setia acara ini, Tri, mengatakan bahwa Kosong-Kosong telah menjadi agenda yang selalu dinantikan oleh anak muda di Pontianak bahkan Kalimantan Barat.
Menurutnya, acara ini bukan hanya menjadi panggung bagi para musisi lokal, tetapi juga ruang berkumpul dan bersilaturahmi bagi generasi muda setelah momen Lebaran.
“Event ini jadi wadah berkumpulnya anak muda Pontianak bahkan Kalbar setelah Lebaran. Selain silaturahmi para musisi, ini juga tempat bertemu teman-teman sekaligus halal bihalal,” ujarnya.
Tri menambahkan, penampilan para musisi Pontianak selalu dinanti karena setiap tahun menghadirkan konsep dan kolaborasi yang berbeda.
“Penampilan musisi Pontianak selalu ditunggu. Kolaborasinya tiap tahun beda dan konsepnya juga unik,” katanya.
Ia pun mengajak anak muda di Pontianak untuk datang langsung menyaksikan acara tersebut agar dapat merasakan atmosfer kebersamaan serta menikmati penampilan musisi lintas generasi dari Kalimantan Barat. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.