POSBELITUNG.CO – Nama Aditya Triantoro, sosok di balik suksesnya animasi Nussa dan Rara, tengah menjadi sorotan publik.
Ia dituding melakukan perselingkuhan dengan lebih dari lima perempuan, yang berujung pada perceraian dengan istri pertamanya, Annisa Hadiyanti.
Pengakuan mengejutkan ini dibeberkan oleh Annisa Hadiyanti saat hadir dalam podcast DILAN NO FILTER di kanal YouTube C8 Podcast yang tayang pada Rabu (4/3/2026).
Berikut adalah profil Aditya Triantoro serta kronologi konflik rumah tangga dan bisnis yang menyeret namanya.
Aditya Triantoro dikenal sebagai pengusaha kreatif yang menjabat sebagai pendiri (founder) dari rumah produksi The Little Giantz.
Dari tangan dinginnya, lahir karakter animasi ikonik Nussa dan Rara yang sempat meledak di pasar Indonesia dan internasional.
Dalam membangun bisnis ini, Aditya tidak sendirian; ia merintisnya bersama Annisa Hadiyanti yang saat itu berstatus sebagai rekan kerja sekaligus istrinya.
Di media sosial, Aditya cukup aktif melalui akun Instagram @adittoro, di mana ia sering membagikan proses kreatif dan karya animasi terbaru.
Saat ini, Aditya telah memasuki babak baru dalam kehidupan pribadinya dengan menikahi seorang influencer bernama Sabrina Farhana dan telah dikaruniai anak.
Dalam podcast terbaru yang tayang Maret 2026 ini, Annisa Hadiyanti tak kuasa menahan air mata saat menceritakan pengkhianatan yang ia alami.
Menurut Annisa, kecurigaan muncul pertama kali pada tahun 2018 ketika suaminya tiba-tiba meminta cerai secara mendadak.
"2018 itulah yang bikin saya ada apa nih, kok tiba-tiba suami minta cerai," ujar Annisa dengan suara bergetar.
Meskipun sempat memberikan maaf, Annisa menyebut bahwa kebiasaan buruk tersebut terus berulang dengan perempuan yang berbeda-beda.
Bahkan, Annisa mengungkap bahwa Aditya kini telah menikahi perempuan terakhir yang sempat dikabarkan dekat dengannya sebelum perceraian resmi pada 2022.
Masalah antara Aditya dan Annisa tidak berhenti pada urusan rumah tangga, tetapi merembet ke ranah profesional.
Annisa mengaku merasa tidak mendapatkan pembagian harta gono-gini yang adil, terutama terkait perusahaan yang mereka bangun bersama dari nol.
Lebih menyakitkan, ia mengaku dikeluarkan dari perusahaan yang ia turut dirikan dengan alasan yang dianggap tidak masuk akal.
"Saya dikeluarkan dari perusahaan yang saya dirikan sendiri," ungkap Annisa dalam keterangannya.
Kini, konflik tersebut meluas menjadi sengketa hak kekayaan intelektual. Annisa mengaku terkejut saat mengetahui IP Nussa Rara telah dijual ke rumah produksi Visinema.
Sebagai co-founder, ia merasa berhak mengetahui transaksi besar tersebut, namun ia justru mendapatkan informasi tersebut di tengah proses hukum yang berjalan.
Selain masalah transparansi penjualan, Annisa juga mempertanyakan pembagian royalti yang ia nilai tidak sebanding dengan kesuksesan besar karakter Nussa.
Merasa dirugikan secara materiil maupun profesional, Annisa Hadiyanti memutuskan untuk menempuh jalur hukum guna memperjuangkan haknya atas aset yang pernah ia rintis bersama Aditya Triantoro. (bangkapos.com/ Tribunnewsmaker/ Posbelitung.co)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.