TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penuaan dini masih menjadi salah satu masalah kulit yang banyak dikeluhkan masyarakat, terutama mereka yang aktif beraktivitas di luar ruangan.
Munculnya garis halus, kerutan, kulit kusam hingga kendur kerap terjadi lebih cepat akibat berbagai faktor, mulai dari paparan sinar matahari, polusi, stres, kurang tidur, hingga pola makan yang tidak sehat.
Paparan sinar ultraviolet (UV), misalnya, dapat merusak kolagen dan elastin pada kulit. Padahal, dua komponen tersebut berperan penting dalam menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.
Polusi udara juga memicu terbentuknya radikal bebas yang mempercepat kerusakan sel kulit. Kebiasaan merokok dan konsumsi gula berlebih pun diketahui dapat mempercepat proses penuaan.
Untuk mencegah penuaan dini, masyarakat disarankan rutin menggunakan tabir surya, menjaga pola makan sehat, mencukupi waktu tidur, serta menggunakan produk perawatan kulit dengan kandungan aktif seperti retinol dan vitamin C.
Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya perawatan kulit, industri estetika di Indonesia pun terus berkembang menghadirkan teknologi terbaru.
Terbaru, industri estetika Tanah Air kedatangan teknologi pengencang kulit (skin tightening) generasi terbaru asal Korea Selatan, XERF by Cynosure Lutronic.
Baca juga: Rokok hingga Alkohol Bisa Picu Penuaan Dini, Begini Penjelasan Dokter
Teknologi medis non-invasif ini melakukan debutnya di Indonesia melalui kolaborasi strategis antara idsMED Aesthetics Indonesia dan Maharva Clinic.
XERF diklaim sebagai teknologi monopolar Radiofrequency (RF) pertama di dunia dengan dua panjang gelombang, 6,78 MHz dan 2 MHz, serta telah mengantongi persetujuan dari Food and Drug Administration Amerika Serikat yang menjamin standar keamanan dan efektivitas global.
Clinic Owner Maharva Clinic, Aji Bayu Chandra, menyebut pemilihan teknologi ini sejalan dengan filosofi klinik yang mengedepankan hasil berbasis sains.
Baca juga: Atasi Polusi Suara di Sekolah, Ribuan Koper Bekas Diolah Jadi Peredam Kebisingan di Cirebon
"Kombinasi frekuensi ganda ini memungkinkan penghantaran energi tidak hanya lebih dalam, tetapi juga lebih presisi pada area yang membutuhkan. Hasilnya, kulit menjadi lebih halus dan kencang secara optimal namun tetap aman bagi pasien," ujar Aji Bayu kepada awak media, Minggu (22/2/2026).
Dengan hadirnya teknologi ini, masyarakat kini memiliki pilihan tambahan dalam mengatasi tanda-tanda penuaan dini, selain melalui perubahan gaya hidup dan perawatan kulit harian.
Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan perawatan berbasis teknologi perlu diimbangi dengan pola hidup sehat agar hasil yang diperoleh lebih maksimal dan bertahan lama.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.