TRIBUNGORONTALO.COM - Cerita Ismail Husin atau Hamdi, mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang menekuni dunia jurnalistik
Di usianya 21 tahun, mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial UNG ini menjalani peran ganda sebagai jurnalis muda sekaligus bagian dari denyut publikasi kampus.
Hamdi mulai menekuni dunia jurnalistik sejak 2023. Ketertarikannya pada dunia komunikasi sejalan dengan pilihannya berkuliah di Ilmu Komunikasi.
Kini, ia tercatat sebagai mahasiswa semester 6, aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik dan nonakademik di lingkungan kampus.
“Buat saya, kampus bukan hanya tempat belajar teori, tapi juga ruang untuk berproses dan berkarya,” ujar Hamdi saat diwawancarai, Kamis (12/2/2026).
Aktif di Publikasi Fakultas Ilmu Sosial
Di UNG, Hamdi tergabung dalam Tim Publikasi Fakultas Ilmu Sosial (FIS). Peran tersebut membawanya terlibat langsung dalam dokumentasi kegiatan kampus, produksi konten informasi, hingga pengelolaan visual dan narasi publikasi.
Latar belakang minatnya pada fotografi dan videografi menjadi nilai tambah dalam mendukung kebutuhan publikasi fakultas.
Kamera dan catatan kecil hampir selalu menemani aktivitasnya di berbagai agenda kampus.
“Lewat publikasi, kita membantu kegiatan kampus sampai ke masyarakat luas,” katanya.
Pengalaman Organisasi Mahasiswa
Selain aktif di publikasi, Hamdi juga menorehkan pengalaman organisasi.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) UNG tahun 2025.
Di posisi tersebut, Hamdi bertanggung jawab membangun komunikasi internal dan eksternal organisasi, sekaligus memperkuat citra kegiatan mahasiswa Ilmu Komunikasi.
“Ilmu komunikasi itu harus dipraktikkan. Organisasi jadi tempat latihan paling nyata,” ujarnya.
Pengalaman itu pula yang membentuk kemampuannya dalam mengelola informasi, membangun jejaring, dan berinteraksi dengan berbagai pihak di kampus.
Dari Seni ke Dunia Komunikasi
Sebelum aktif di UNG, Hamdi telah akrab dengan dunia seni sejak SMA.
Ia pernah mengikuti berbagai kegiatan kesenian tingkat provinsi, mulai dari Musikalisasi Puisi, Gita Bahana Nusantara, hingga kesenian daerah Paiya Lo Hungo Lo Poli.
Ia juga pernah terlibat dalam Gerakan Seniman Masuk Sekolah.
Pengalaman tersebut menjadi fondasi yang menguatkan pilihannya di dunia komunikasi dan jurnalistik.
“Seni mengajarkan kepekaan, dan itu penting dalam komunikasi,” katanya.
Di lingkungan kampus, Hamdi dikenal sebagai mahasiswa yang mudah berbaur dengan berbagai kalangan.
Sikap terbuka itu membantunya dalam kerja jurnalistik dan publikasi.
Selain aktivitas kampus, Hamdi juga mengembangkan ruang kreatif melalui komunitas Tulade.id, serta aktif di Masyarakat Fotografi Gorontalo dan Ruang Anak Muda Connection.
Meski demikian, UNG tetap menjadi ruang utama ia bertumbuh dan belajar.
Bagi Hamdi, menjadi bagian dari UNG bukan sekadar status mahasiswa.
Ia melihat kampus sebagai ruang cerita yang perlu dirawat dan disampaikan dengan jujur.
“Setiap kegiatan kampus punya cerita. Tinggal bagaimana kita mengemasnya agar bisa dipahami dan dinikmati,” ujarnya.
Di tengah kesibukan kuliah dan jurnalistik, Hamdi terus berupaya menjaga konsistensi.
Ia percaya, proses yang dijalani hari ini akan menjadi bekal untuk langkah yang lebih besar di masa depan berangkat dari kampus, untuk masyarakat luas.(*/Jefri)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.