TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Posko Kontainer Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Selasa (7/7/2026).
Ketua RW 001 Kelurahan Banta-Bantaeng, Andi Arman, turun tangan membantu mempersiapkan kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita itu.
Setelah semua siap, rombongan Dinas Ketahanan Pangan tiba membawa bahan-bahan pokok menggunakan mobil boks.
Kendaraan tersebut diparkir di samping posko kontainer.
Selanjutnya, petugas menurunkan berbagai kebutuhan pokok yang akan dijual kepada masyarakat dengan harga di bawah pasaran.
Memasuki pukul 09.00 Wita, warga mulai berdatangan dan berkumpul di meja pendaftaran.
Andi Arman kemudian membantu mengatur antrean agar pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib.
"Beberapa bulan lalu ada juga dari Dinas Perdagangan melaksanakan pasar murah di sini," ujar Andi Arman kepada Tribun di lokasi.
Setelah seluruh persiapan rampung, penjualan pun dimulai.
Warga yang ingin berbelanja terlebih dahulu mengambil kupon, kemudian menyebutkan jenis barang yang akan dibeli kepada petugas.
Petugas mencatat pesanan tersebut, lalu warga langsung melakukan pembayaran sesuai total belanja.
Selanjutnya, kupon ditukarkan di meja pengambilan barang untuk memperoleh bahan pokok yang telah dipilih.
Harga seluruh komoditas yang dijual lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Program ini digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Suriani, mengatakan pihaknya membawa berbagai kebutuhan pokok yang berasal dari Bulog maupun mitra distributor.
"Barang yang kami bawa hari ini ada minyak goreng Minyakita seharga Rp15 ribu per liter. Beras SPHP dijual Rp58 ribu per lima kilogram. Ada juga minyak goreng premium Rp22 ribu per liter," ujarnya.
Selain itu, kata Suriani, mitra distributor Prima Food menyediakan ayam potong seharga Rp100 ribu untuk tiga ekor, serta berbagai produk frozen food seperti nugget, sosis, dan kentang dengan harga mulai Rp8 ribu hingga Rp30 ribu.
"Kami juga membawa telur dari mitra dengan harga Rp45 ribu per rak," katanya.
Untuk setiap pelaksanaan, Dinas Ketahanan Pangan menyiapkan sekitar 100 sak beras SPHP, 90 liter Minyakita, serta sekitar 30 rak telur.
Tiga Kali Sepekan
Gerakan Pangan Murah Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar dilaksanakan tiga kali dalam sepekan di dua titik berbeda atau enam titik setiap pekan.
Hal ini disampaikan Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Suriani.
Namun, kata Suriani, selama Juli hingga Agustus 2026, pelaksanaannya ditambah melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup sehingga kegiatan berlangsung lima hari dalam sepekan di berbagai kecamatan.
"Tujuannya untuk stabilisasi harga dan menekan inflasi. Kota Makassar pada Juni mengalami kenaikan sehingga kegiatan ini terus kami gilir di berbagai wilayah," jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Yusnita, mengaku sengaja membeli beras dan minyak goreng karena harganya jauh lebih murah dibandingkan di pasaran.
Selain untuk kebutuhan keluarga, bahan pokok tersebut juga digunakan sebagai bahan baku usaha nasi kuning yang dijalankannya.
"Murah. Beras di pasar sekitar Rp62.500, sedangkan di sini Rp58 ribu. Minyak goreng yang biasanya Rp22 ribu, di sini cuma Rp15 ribu. Jadi hemat," katanya.(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.