Jakarta (ANTARA) - Mantan Pemimpin Umum Perum LKBN ANTARA Asro Kamal Rokan mengonfirmasi bahwa anggota Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Diapari Sibatangkayu Harahap telah meninggal dunia.
"Iya, benar, meninggal kemarin, Sabtu (4/7)," ujar anggota Dewan Penasihat PWI tersebut saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Minggu.
Lebih lanjut dia mengatakan almarhum meninggal dunia sekitar pukul 10.40 WIB di RS Polri, Jakarta.
Sementara itu, Asro mengenang almarhum sebagai sosok dengan tutur kata yang sopan, namun keras dalam mempertahankan prinsip, terutama terkait pelanggaran etika jurnalistik.
"Baginya, etika jurnalistik merupakan garis batas yang tidak boleh dilewati," tutur Asro.
Selain itu, dia mengenang almarhum sebagai pencipta lagu. Salah satu karyanya adalah Mars Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) berjudul "Jayalah Pertina".
"Bersama grup Trio Harahap, Sibatangkayu juga menciptakan sejumlah lagu berbahasa Mandailing dan ikut menyanyikannya, antara lain lagu berjudul Rap Ra Ra Ro, Sidimpuan Nauli, dan Boru Ni Namora. Lagu-lagu ciptaannya dapat dinikmati di YouTube," katanya melanjutkan.