TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Gerabah menjadi cinderamata khas saat pasar rakyat Dugderan di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Tak sedikit masyarakat yang berburu mainan berbahan tanah liat tersebut.

Di sepanjang Jalan Kolonel Sugiono dan kawasan Pasar Johar Semarang, banyak kios menjual beragam produk UMKM, termasuk kerajinan gerabah.

Mulai dari cobek dan ulekan, patung hewan seperti sapi, macan, dan ayam, hingga tokoh wayang Semar.

Ada pula celengan berbentuk karakter kartun seperti Doraemon, Minion, dan Spiderman, serta vas bunga dan mainan khas Dugderan lainnya.

Mainan tradisional seperti topeng barongsai, barongan, mobil truk kayu, kuda-kudaan kayu, dan kapal otok-otok juga tersedia.

Banyak masyarakat membeli barang-barang tersebut untuk bernostalgia.

Pasalnya, mainan ini sudah eksis sejak lama saat pasar rakyat Dugderan digelar.

Hingga kini, cinderamata tersebut masih diminati masyarakat dari anak-anak hingga orang dewasa.

Salah satunya adalah Yani, yang sengaja mencari celengan gerabah untuk mengenang masa kecilnya.

"Nyari celengan gerabah bentuk ayam memang di sini. Kalau hari biasa sulit nyarinya, jadi mumpung ada Dugderan bisa beli," kata Yani sambil menenteng celengan ayam, Rabu (19/2/2025).

Ia mengatakan deretan celengan gerabah di sekitar Pasar Johar Semarang membangkitkan kenangan masa kecilnya.

"Dulu waktu kecil punya seperti ini. Sekarang mau beli lagi, ingat masa kecil jadi pilih yang ini," tuturnya.

Sementara itu, Karno, pedagang gerabah di Pasar Johar, mengatakan dirinya hanya menjual gerabah mainan anak-anak setahun sekali saat Dugderan.

"Ini ada celengan macan, sapi, zebra, ada juga pot bunga dari Jogja. Selain gerabah, ada topeng barongsai, motor, mobil-mobilan dari kayu. Harganya mulai dari puluhan ribu sampai ratusan ribu," ujar Kusno, Rabu (19/2/2025).

Menurutnya, momen Dugderan membawa berkah karena dagangannya laris.

"Alhamdulillah kemarin sudah buka, lumayan pendapatannya. Harapannya supaya bisa laris dan berkah," tuturnya.

Baca Lebih Lanjut
Sejarah Makanan Tradisional Indonesia, Ada Banyak yang Unik dan Lezat
Sejarah dan Sosial
Ketika Siswa SD di Tuntang Belajar Membuat Jamu Tradisional, Pelestarian Budaya Juga Jadi Tujuan
Rival al manaf
Sejarah Selendang Mayang, Minuman Tradisional Khas Betawi
Sejarah dan Sosial
Seniman Indonesia dan Jepang Kolaborasi, Gelar Jakarta Drunkers Night Buat Unjuk Gigi Seni Mainan
Satrio Sarwo Trengginas
UMKM Kalsel: Jaga Warisan Kuliner Banjar, Halimah Pertahankan Olah Bingka dengan Resep Tradisional
Hari Widodo
7-Eleven Jepang Kebanjiran Turis, Yang Mereka Cari Adalah Saus Wasabi
Detik
Optimalkan Hobi Jadi Sumber Penghasilan, Pemuda Kota Semarang Dilatih Bisnis Digital
Muh radlis
Polres Malang Sidak Pasar dan Ritel Modern, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Ramadan
Dwi Prastika
Tampil di IIMS, Desain Dua Mobil Jetour Kombinasikan Modernitas dan Tradisional
Detik
Satlantas Polres Tanjungbalai Sambangi Pasar Tradisional, Tertibkan Dagangan Pedagang Kaki Lima
Muhammad Tazli