Nakita.id -Menyusui adalah momen berharga bagi ibu dan bayi, namun bagi sebagian ibu, kegiatan ini bisa menimbulkan rasa pegal, terutama jika dilakukan dalam jangka waktu lama.
Rasa pegal saat menyusui bisa menjadi hambatan yang mengganggu kenyamanan dan kualitas proses menyusui.
Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?
Berikut penjelasannya melansir dariMomJunction.
Jika ibu tidak duduk dengan benar atau tidak menyokong bayi dengan baik, otot-otot di punggung, leher, dan lengan akan bekerja lebih keras, menyebabkan pegal.
Kondisi ini bisa memperparah rasa pegal, terutama jika ibu tidak berganti posisi selama menyusui.
Kelelahan fisik akibat kurang tidur atau aktivitas fisik yang berat bisa membuat otot-otot tubuh lebih mudah lelah dan pegal saat menyusui.
Penggunaan bantal menyusui yang tepat bisa membantu mengurangi beban pada otot-otot tersebut.
Kelemahan otot ini bisa menyebabkan rasa pegal saat menyusui, karena otot-otot tersebut harus bekerja lebih keras untuk menjaga postur tubuh.
Moms harus duduk dengan punggung lurus dan nyaman, serta menggunakan bantal untuk menyokong lengan dan bayi.
Hal ini dapat mengurangi tekanan pada otot-otot tubuh dan mencegah rasa pegal.
Dengan bantal yang tepat, bayi bisa disokong dengan baik, sehingga ibu tidak perlu menahan berat badan bayi terlalu lama.
Berganti posisi dapat membantu mengurangi tekanan pada otot-otot tertentu dan mencegah rasa pegal.
Peregangan ini bisa membantu melepaskan ketegangan dan meningkatkan sirkulasi darah ke area yang pegal.
Tidur yang baik akan membantu tubuh ibu pulih lebih cepat dan mengurangi rasa pegal yang disebabkan oleh kelelahan fisik.
Moms bisa meminta bantuan suami atau menggunakan jasa pijat profesional untuk menjaga otot-otot tetap rileks.