Nakita.id -Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, mitos seputar kesehatan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Salah satu mitos yang cukup populer adalah larangan bagi ibu menyusui untuk keramas di malam hari.

Konon, kebiasaan ini diyakini dapat membuat tubuh menjadi "masuk angin" dan mempengaruhi kualitas ASI yang dihasilkan.

Namun, benarkah hal ini?

Mitos dan Realitas

Mitos ini mungkin berasal dari kepercayaan tradisional yang meyakini bahwa suhu tubuh di malam hari lebih dingin sehingga lebih mudah masuk angin jika mandi atau keramas.

Akan tetapi, hingga kini, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini.

Sebenarnya, bagi ibu menyusui, kebersihan diri sangatlah penting, termasuk kebiasaan keramas.

Manfaat Keramas di Malam Hari

Meskipun sebagian orang merasa keramas malam hari bisa membuat tubuh lebih dingin, banyak juga yang justru merasakan manfaatnya, terutama bagi ibu menyusui.

Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh:

1. Relaksasi

Keramas di malam hari setelah seharian beraktivitas dapat membantu ibu menyusui merasa lebih rileks.

Air hangat yang digunakan untuk keramas dapat meredakan ketegangan otot, membuat tidur lebih nyenyak, dan mengurangi stres yang sering dialami ibu baru.

2. Kebersihan Rambut dan Kulit Kepala

Ibu menyusui sering kali mengalami keringat berlebih akibat perubahan hormon.

Keramas secara teratur, termasuk di malam hari, dapat membantu menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala, mencegah munculnya masalah seperti ketombe atau iritasi kulit.

3. Waktu yang Lebih Fleksibel

Dengan bayi yang sering membutuhkan perhatian, waktu untuk merawat diri menjadi terbatas.

Keramas di malam hari bisa menjadi solusi praktis bagi ibu menyusui yang sibuk di siang hari, tanpa harus khawatir mengganggu jadwal menyusui.

4. Menjaga Kesehatan Mental

Merawat diri, termasuk keramas, adalah bagian penting dari menjaga kesehatan mental.

Ibu yang merasa bersih dan segar cenderung memiliki perasaan yang lebih positif dan energi yang lebih baik untuk merawat bayinya.

Tips Aman Keramas Malam Hari

Jika Momsmemutuskan untuk keramas di malam hari, ada beberapa tips yang bisa diikuti untuk memastikan tetap nyaman dan sehat:

Gunakan air hangat: Air hangat dapat membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil dan mencegah rasa dingin setelah keramas.

Segera keringkan rambut: Gunakan handuk lembut untuk mengeringkan rambut secara perlahan, atau jika perlu, gunakan pengering rambut dengan suhu rendah untuk menghindari rasa dingin.

Pastikan ruangan hangat: Jika Anda keramas di ruangan yang ber-AC atau dingin, pastikan suhu ruangan cukup hangat sebelum mulai keramas.

Kesimpulan

Larangan ibu menyusui untuk keramas malam hari hanyalah mitos belaka yang tidak didukung oleh bukti ilmiah.

Sebaliknya, keramas di malam hari justru dapat memberikan berbagai manfaat, baik untuk kesehatan fisik maupun mental.

Selama dilakukan dengan cara yang tepat dan aman, tidak ada alasan untuk menghindari kebiasaan ini.

Sebagai ibu menyusui, penting untuk selalu menjaga kebersihan diri agar tetap sehat dan bisa memberikan yang terbaik untuk buah hati.

Baca Lebih Lanjut
Meski Terlihat Santai, Ternyata Ini Bahaya Menyusui Sambil Tiduran
Cynthia Paramitha Trisnanda
Mengapa Setelah Melahirkan Perasaan Ibu Menyusui Lebih Sensitif?
Cynthia Paramitha Trisnanda
Pekan Menyusui Dunia 2024, AIMI Ajak Masyarakat Beri Dukungan Positif untuk Ibu Menyusui
Ratnaningtyas Winahyu
Cara Menjaga Kesehatan Payudara Saat Menyusui, Ini Solusi Jika Lecet
Diah Puspita Ningrum
Cara Keramas yang Benar Menurut Dokter, Perhatiakn Sisir yang Dipakai
Aullia Rachma Puteri
AIMI ajak masyarakat perkecil kesenjangan akses menyusui
Antaranews
Pekan ASI Sedunia 2024, Dokter Imbau Suami Turut Berperan Aktif Dukung Ibu Menyusui
Wahyu Aji
Gizi Lengkap Keluarga Sehat Dibutuhkan Ibu Menyusui, Simak Rekomendasi Sayuran yang Bagus dan Cara Mengolahnya
Ratnaningtyas Winahyu
Dukung Pekan ASI Sedunia, KAI Daop 2 Bandung Fasilitasi Ruang Menyusui di 16 Stasiun
Timesindonesia
Perubahan Penglihatan Setelah Melahirkan, Ini Penyebab dan Solusinya
Poetri Hanzani