TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua rumah ambruk menyusul pecahnya pipa transmisi air milik Perumda Tirtawening, di Jalan Cibangkong Lor, RT/01, RW/05, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Rabu (5/6).

Musibah Pipa PDAM Pecah ini juga membuat kirmir anak Sungai Cikapundung ambrol sepanjang hampir 50 meter dengan kedalaman sekitar lima meter.

Beruntung tak terdapat korban jiwa atau terluka.

Bambang Suhermanto (62), warga yang rumahnya ambruk, mengatakan pecahnya pipa PDAM terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat itu, Bambang dan keluarganya tengah berada di rumah. 

"Tidak angin tidak ada hujan, tiba-tiba terdengar suara seperti ledakan, terus keluar air besar, tingginya sekitar dua meter," ujar Bambang kepada Tribun saat ditemui di dekat rumahnya yang ambruk.

Rumah rusak akibat jebolnya pipa PDAM di Jalan Cibangkong Lor, RT 01 RW 05, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Rabu (5/6/2024).
Rumah rusak akibat jebolnya pipa PDAM di Jalan Cibangkong Lor, RT 01 RW 05, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Rabu (5/6/2024). (Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman)

Suara ledakan, kata Bambang, terdengar dua kali. Jarak ledakan pertama dan kedua berdekatan. Namun, Bambang tidak mengingat secara pasti berapa waktunya.

"Tidak ingat, saya sama keluarga sudah panik, langsung keluar. Pas ledakan kedua itu rumah saya sama rumah Ibu Sri langsung ambruk. Jadi, suaranya yang kedua itu seperti suara mesin gitu, terus meledak lagi," katanya.

Air yang menyembur dari pipa usai ledakan  menggenangi sejumlah rumah warga.

"Lumayan tinggi, gede juga, banjir sampai ke kali. Rumah warga juga kebanjiran," ujarnya.

Bambang mengaku tak sempat menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.

"Hanya baju yang dipakai saja, di rumah ada laptop, emas perhiasan sama uang masjid, istri saya bendahara, lupa berapa jumlahnya," ujarnya.

Bambang mengatakan, bersama istri dan dua anaknya, mereka akan mengungsi di rumah saudara istrinya yang tak jauh dari rumahnya. 

"Sementara di rumah saudara istri saya dulu, saya tidak berani meninggalkan rumah karena banyak barang berharga," katanya.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Dian Rudianto mengatakan, berdasarkan hasil pendataan sementara, total ada 77 Kepala keluarga (KK) yang terdampak akibat peristiwa tersebut.

"Yang rusak berat ada dua rumah, sementara yang terdampak akibat air meluap ada 77 KK. Kalau jumlah rumah [yang terdampak] belum terdata," ujar Dian, kemarin.

Dian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

"Tidak ada korban luka atau jiwa dan tidak ada pengungsian," ujarnya.

Dian meminta warga yang rumahnya berada di dekat kirmir anak Sungai Cikapundung untuk memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman. 

"Mitigasi sementara mengimbau kepada warga yang rumahnya dekat kirmir untuk memindahkan barang-barang yang nempel ke tembok ke tempat aman. Ini untuk mengurangi beban tanah di dekat kirmir itu," ucapnya.

Bersama UPT Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung, ujar Dian, mereka masih membantu warga untuk membersihkan material lumpur yang menutupi jalan dan rumah warga. 

"Kami melakukan evakuasi dan membersihkan sisa material lumpur yang masuk ke rumah warga," katanya

Pantauan Tribun Jabar, semalam, hingga pukul 20.00 WIB, pembersihan masih dilakukan. Sisa-sisa lumpur yang terbawa air terlihat masih menumpuk di halaman rumah warga. (nazmi abdurahman)

Baca Lebih Lanjut
Pipa PDAM Jebol, Permukiman Warga di Cibangkong Bandung Terendam 2 Rumah Ambruk
Sindonews
Sejumlah Rumah di Batununggal Bandung Terdampak Akibat Pipa PDAM Pecah, Tak Ada Korban Jiwa
Mutiara Suci Erlanti
Puluhan KK Terdampak Pecahnya Pipa PDAM Tirtawening di Batununggal Bandung, Kirmir Juga Ambrol
Giri
BREAKING NEWS: Pipa PDAM Tirtawening Pecah, 20 Ribu Pelanggan Bakal Terdampak 4 Hari ke Depan
Kemal Setia Permana
Kesaksian Warga Cibangkong Saat Pipa PDAM Pecah, Terdengar Suara Ledakan, Dua Rumah Warga Hancur
Kemal Setia Permana
Gunung Marapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 2.000 Meter
Sindonews
Saksi Cerita Detik-detik Pemotor Tewas Dihantam Mobil Ngebut di Jakut
Detik
Gunung Marapi kembali erupsi Kamis siang, lontarkan abu setinggi 2 km
Antaranews
Ban pecah, truk muatan pipa besi tabrak separator busway di Klender 
Antaranews
Letusan Gunung Ibu hembuskan awan abu setinggi tujuh kilometer
Antaranews