TRIBUN-BALI.COM - Keganasan ombak di awal bulan Maret 2026, tergolong 'gila'. Bahkan seorang pemain surfing asal Rusia, Iurii (64) pun dibuat tak berkutik.

Bahkan dikabarkan ia telah berombang-ambing di tengah laut dari Nusa Dua, Kabupaten Badung hingga Pantai Lebih, Kabupaten Gianyar.

Bahkan informasinya, ia telah terombang-ambing di tengah laut hampir 20 jam. Beruntung ia diselamatkan oleh Putu Agus Putra Yohana nelayan Pantai Lebih yang tengah melaut, Jumat (6/3). Saat dievakuasi, Iurii dalam keadaan lemas. 

Informasi dihimpun Tribun Bali, nelayan tersebut awalnya melihat papan selancar mengapung di tengah laut dan berniat mengambilnya. Namun, saat didekati, ia menyadari ada seseorang yang masih bertahan di dekat papan tersebut.

Baca juga: DNA 99,99 Persen Identik Ihor Komarov, Identitas Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Terungkap 

Baca juga: DUGA Laboratorium Narkotika, Vila WNA Rusia di Gianyar Digerebek BNN, NA Diamankan Tanpa Perlawanan

Nelayan kemudian segera mengevakuasi korban ke atas perahunya untuk menyelamatkan korban.

Kepada wartawan, Putu Agus Putra Yohana mengatakan awalnya ia melaut untuk mencari ikan. Setelah melaut sekitar lima kilometer dari pesisir, iapun melihat papan selancar yang kondisinya masih bagus. Saat didekati, ia melihat pada papan tersebut terdapat seseorang. Tak pikir panjang, iapun lantas mendekat.

Melihat kondisi orang dalam papan selancar tersebut kondisinya memprihatinkan, iapun langsung menolong, menaikkannya ke atas perahunya.

“Awalnya saya kira hanya papan selancar yang hanyut. Saya ingin mengambilnya untuk anak di rumah. Tapi saat didekati ternyata ada orangnya. Langsung saya bantu angkat ke perahu dan menghubungi teman-teman nelayan serta petugas untuk membantu saat proses pendaratan,” ujarnya.

Diketahui bahwa Iurii sempat dilaporkan terseret arus saat sedang berselancar di perairan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Kamis (5/3). Bahkan pencarian terhadap dirinya dilakukan secara besar-besaran oleh Tim Basarnas.

Kasatpolair Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa mengatakan, korban pasca diselamatkan, telah dijemput oleh keluarganya dan Tim Basarnas Denpasar. 

"Pada Jumat siang, keluarga korban bersama pihak hotel tempat korban menginap serta petugas Basarnas datang ke lokasi untuk menjemput korban. Selanjutnya, korban dibawa untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis lebih lanjut," ujarnya. (weg)

Baca Lebih Lanjut
Pemain Surfing Tersapu Ombak, Terombang-ambing dari Nusa Dua sampai Gianyar 
Ida Ayu Suryantini Putri
Nelayan Bulukumba Selamat Setelah 10 Jam Terapung di Laut, Kapal Dihantam Ombak 2,5 Meter
Muh Hasim Arfah
Imigrasi Karawang Beri Dispensasi 30 Hari WNA Overstay Dampak Penutupan Jalur Udara di Timur Tengah
Joseph Wesly
Motif Penganiayaan WNA Rusia di Mataram Terkait Perselisihan Jasa Perbaikan AC
Idham Khalid
Tragedi Laut di Indramayu, KM Almujib Ditabrak Kapal Tongkang, Enam ABK Jadi Korban
Dwi Yansetyo Nugroho
Breaking News : Bule Asal Rusia Tewas Terseret Ombak di Pantai Parangtritis
Hari Susmayanti
Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Bali Diduga WNA Ukraina yang Hilang
Robertus Didik Budiawan Cahyono
Sulawesi Tengah Miliki Kualitas Air Laut Terburuk di Sulawesi Tahun 2025, Ini Data BPS
Regina Goldie
Puskesmas Pasar Minggu ungkap kondisi awal bayi dibuang di gerobak
Antaranews
Identitas 8 Korban ABK KM Almujib yang Ditabrak Tongkang di Perairan Sekitar Pulau Biawak Indramayu
Dwi Yansetyo Nugroho