- Aksi tak biasa ditampilkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan berubah wujud layaknya kiper di laga tarkam (antar kampung).
Penampilan sosok yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) itu terlihat santai tapi totalitas dengan mengenakan jersey hitam lengkap dengan sarung tangan hijau.
Jersey hitam yang dipakai lengan panjang dengan motif putih di bagian dada dan lengan, celana training hitam garis putih di samping, serta sepatu olahraga putih.
Penampilannya pun disorot karena menggunakan topi putih, dengan nomor 99 di punggung dan tercetak nama “DEDI MULYADI”.
Tampilannya itu semakin meyakinkan dan menambah kesan seperti pemain klub sungguhan.
Dikutip dari unggahan Instagramnya akun @dedimulyadi71, aksinya menjaga gawang cukup cekatan.
Ia pun menuliskan dalam akunnya "Genzo Wakabayasi [mode on]".
Setiap penyelamatan dilakukannya dengan serius, dari posisi kuda-kuda hingga jatuh ke samping sambil memeluk bola.
Aksinya itu pun membuat penonton tercengang sekaligus terhibur.
Saat serangan datang, ia langsung menjatuhkan badan ke samping sambil memeluk bola erat di dada, gerakan refleks khas kiper untuk memastikan bola tidak lepas.
Aksi jatuhnya terlihat serius dan penuh usaha, menunjukkan ia benar-benar bermain, bukan sekadar gaya.
Tak hanya gesit di lapangan, KDM juga menyelipkan humor khasnya kepada para lawannya di lapangan.
“Nanti kalau ada yang bisa jebol gawang saya, saya bayar 1 gol Rp500 ribu,” ujar KDM kepada pemain yang berlaga di lapangan.
Aksi atletis plus guyonannya itu langsung menghidupkan suasana.
Setelah beberapa penyelamatan, ia juga tampak santai berinteraksi dengan pemain lain dan penonton di pinggir lapangan.
Suasana terasa meriah karena warga mengerumuni lapangan menyaksikan aksinya.
Secara keseluruhan, penampilannya memadukan gaya santai, humor, dan aksi atletis, membuat suasana laga rakyat terasa hidup dan menghibur.
Diketahui, pertandingan sepak bola yang dimainkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu dimainkan di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
(*)