Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mei Wulandari, istri pencipta Anthem Persis Solo berjudul Satu Jiwa mengungkapkan rasa bangganya karena hasil karya sang suami diapresiasi banyak pihak terkhusus Persis Solo dan para suporter.

Lagu yang diciptakan oleh Hendra Gunawan atau Zulham atau Zoel kini digunakan Persis Solo sebagai anthem dan dinyanyikan setiap kali Laskar Sambernyawa bermain di Stadion Manahan Solo.

Mei pun mengaku terharu karena hasil karya sang suami begitu berarti bagi Persis Solo dan para fans.

RIWAYAT HIPERTENSI - Hendra Gunawan atau Zoel atau Zulham, pencipta Anthem Persis Solo 'Satu Jiwa', yang meninggal dunia pada Selasa (17/2/2026). <div class=
Zoel, pentolan band The Working Class Symphony (TWCS), meninggal dunia pada Selasa (17/2/2026) pukul 05.15 WIB di RS PKU Sukoharjo. Zoel disebut memiliki riwayat hipertensi." loading="lazy">
RIWAYAT HIPERTENSI - Hendra Gunawan atau Zoel atau Zulham, pencipta Anthem Persis Solo 'Satu Jiwa', yang meninggal dunia pada Selasa (17/2/2026). Zoel, pentolan band The Working Class Symphony (TWCS), meninggal dunia pada Selasa (17/2/2026) pukul 05.15 WIB di RS PKU Sukoharjo. Zoel disebut memiliki riwayat hipertensi. (Dok. Istimewa)

"Terus terang bangga, terharu, terus ada apresiasinya yang sebegitunya dari para suporter," ungkap Mei saat ditemui di kediamannya di Joho, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (17/2/2026).

Namun demikian, Mei mengungkapkan bahwa sang suami sempat curhat pada dirinya mana kala beberapa laga terakhir Persis Solo terseok-seok di dasar klasemen sementara BRI Super League musim 2025/2026.

Baca juga: Zoel, Pencipta Anthem Satu Jiwa Persis Solo Tutup Usia : Sempat Terdeteksi Punya Riwayat Hipertensi

"Meskipun terkadang dia merasa kecewa juga pas pertandingan (Persis Solo) kalah. Anthem-nya itu meskipun ada orang yang ingin menyanyikan tapi dilarang-larang. Mas Zulham itu dengar ada ternyata membuka itu di kolom komentar (media sosial)," terang Mei sambil menahan tangis.

"Terakhir banget dia sebelum sakit itu sempat tak kasih tahu komennya ternyata ada yang nglarang padahal ada yang pengen nyanyiin.

Itu mas Zulham itu langsung beda karena sebelumnya dia sempat sedih kalau kalah itu nggak dinyanyiin. Beda sama zaman dulu," imbuh dia.

Namun sebelum tutup usia, Zoel disebut sang istri sempat tersenyum lantaran lagu ciptaannya masih tetap dinyanyikan oleh para suporter Persis Solo di akhir pertandingan meski Laskar Sambernyawa tak meraih kemenangan di kandang saat menjamu Madura United.

Punya Riwayat Hipertensi 

Istri mendiang Zoel, Mei Wulandari, mengungkap sang suami jarang mengeluh sakit dan dikenal pendiam.

Namun, Zoel pernah terdeteksi memiliki riwayat hipertensi saat dahulu dirawat.

BERPULANG - Para personel The Working Class Symphony (TWCS) berpose dalam sebuah acara di Solo, beberapa waktu lalu. <div class=
Hendra Gunawan alias Zoel, pencipta lagu legendaris Satu Jiwa, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (17/2/2026)." loading="lazy">
BERPULANG - Para personel The Working Class Symphony (TWCS) berpose dalam sebuah acara di Solo, beberapa waktu lalu. Hendra Gunawan alias Zoel, pencipta lagu legendaris Satu Jiwa, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (17/2/2026). (TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO)

Kesibukan Zoel Akhir-akhir Ini

Selain aktif bermusik, Zoel akhir-akhir ini cukup sibuk mengurusi bisnis barbershop miliknya.

Ia menjalin kerja sama dengan rekannya di Malang dan sering bolak-balik luar kota.

Menurut Mei, aktivitas ini mungkin membuat Zoel kelelahan.

"Dia ada kerja sama temannya di Malang, buka barber juga. Wira-wiri, mungkin salah satu (penyebab) dia sering luar kota bolak-balik mungkin capek nggak dirasain," ungkap Mei.

Baca juga: Padusan Terakhir Zoel sang Pencipta Anthem Satu Jiwa Persis Solo bersama Anak-anak di Umbul Klaten

Kondisi Drop Mendadak dan Meninggal Dunia

Meski terlihat sehat pada Senin, Zoel tiba-tiba mengeluh pusing dan muntah malam harinya.

Mei langsung membawanya ke RS PKU Sukoharjo.

Sesampainya di rumah sakit, kondisi Zoel menurun drastis hingga tak sadarkan diri, dan akhirnya meninggal pada Selasa subuh.

Mendiang Zoel dimakamkan di TPU Astanalaya Sidomulyo, Gawanan, Kabupaten Sukoharjo pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Penghormatan Terakhir Persis Solo ke Pencipta Anthem Satu Jiwa, Doa Bersama Jelang Laga vs PSBS Biak

Mei mengenang bahwa Zoel sangat mencintai keluarga dan selalu mengutamakan anak-anaknya, bahkan di tengah kesibukan.

“Kemarin itu kayak nggak sakit nggak apa. Kemarin masih pergi sama anak-anak, padusan itu terus kemarin terakhir nonton konser MLTR itu juga nggak apa-apa, sehat,” jelasnya.

(*)

Baca Lebih Lanjut
Padusan Terakhir Zoel sang Pencipta Anthem Satu Jiwa Persis Solo bersama Anak-anak di Umbul Klaten
Vincentius Jyestha Candraditya
Cerita Istri Zoel TWCS Pencipta Anthem Persis Solo, Sempat Ajak Keluarga Liburan Sebelum Tutup Usia
Putradi Pamungkas
Persib Bandung Blak-blakan, Ungkap Alasan Pinjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo
Hanang Yuwono
Persis Solo Resmi Perkenalkan Febri Hariyadi, Bawa Misi Bertahan di Super League
Hanang Yuwono
Abu Razard Ungkap Peluang Persis Solo Tak Degradasi : Klub Ini Sangat Berharga
Andreas Chris Febrianto
Nantikan, Persis Solo Hadirkan Semua Pemain Anyarnya Besok Jumat, Laga Lawan Madura United
Deni setiawan
Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Sukoharjo, Bisa ke Perpustakaan Daerah Sukoharjo, Ada Teater Mini
Rifatun Nadhiroh
Persis Solo vs Madura United Imbang 2-2, Coach Milo Sebut Anak Asuhnya Banyak Salah Sendiri
Drajat Sugiri
Jadi Klub Tersibuk di Bursa Transfer, Persis Solo Rekrut 17 Pemain
Andreas Chris Febrianto
Jadwal Super League Persis Solo vs Madura United, Laskar Sambernyawa Menang Head to Head
Amiruddin