Grid.ID - Sebuah perahu pengangkut sound horeg 1 ton tenggelam saat tradisi nyadran jelang Ramadan 2026. Insiden itu terjadi di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo pada Sabtu, (7/2/2026).

Video jatuhnya perahu pengangku sound horeg itu sempat viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun @jakartanewsreborn. Di unggahan itu, tampak sebuah perahu tengah mengangkut sound horeg yang sangat besar.

Terlihat, di atas sound horeg itu ada empat orang yang berdiri dan duduk. Sementara penumpang lain ada di bawah sound horeg.

Namun siapa sangka, saat perjalanan, tetiba perahu pengangkut sound horeg itu mendadak oleng ke kanan dan ke kiri. Setelah kehilangan keseimbangan, sound horeg itu langsung jatuh dan tenggelam.

" data-author="Instagram @jktnewsreborn" data-source="" data-credit="" data-watermark="0" src="https://cdn.shengboglobal.com/Upload/File/2026/02/10/1635031243.jpg" />

Para penumpang langsung kocar-kacir menyelamatkan diri. Dilansir Kompas.com, kronologi perahu sound horeg 1 ton tenggelam saat tradisi nyadran itu bermula saat warga sedang menggabungkan sound horeg ukuran besar di atas dua perahu.

Akan tetapi salah satu perahu tak kuat menahan beban hingga akhirnya mengalami kemiringan. Hal itu diungkap oleh Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono.

Ia menyebut kejadian itu terjadi di bantaran sungai sekitar pukul 16.30 WIB. AKP Imam juga menjelaskan seluruh komponen sound horeg termasuk lighting dan dua perahu ikut tenggelam.

“Kejadiannya di bantaran Sungai Balongdowo sekitar pukul 16.30 WIB,” katanya saat dikonfirmasi Kompas.com.

“Perahunya dua, digabung sound, speaker dan genset (generator set) ternyata salah satunya tidak kuat, kena getaran akhirnya miring,” ungkapnya.

AKP Imam Yuwono menyebut penyebab tenggelamnya perahu itu karena perahu tidak kuat menahan beban. Apalagi, berat sound horeg itu diperkirakan mencapai 1 ton.

Belum lagi, perahu itu juga dinaiki oleh lebih dari 10 orang. 1O orang itu sempat berjoget saat sound system memainkan alunan musik selama melintas di bantaran Sungai Balongdowo.

“Begitu miring, alat-alatnya lighting genset, sound, sempat dievakuasi. Tidak ada apa-apa, karena tidak kuat menahan beban,” jelasnya.

“Kira-kira beratnya sound saja itu satu ton. Terus yang naiki mungkin 10-an orang. Soundnya (milik) JL Jombang kalau tidak salah,” terangnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Seluruh alat sound horeg juga telah dievakuasi menggunakan perahu karet.

“Untuk sementara sudah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa,” ucap Kapolsek Candi, Kompol Septiawan Adi Prihartono.

Sekadar informasi, perahu sound horeg itu tenggelam saat tradisi nyadran jelang Ramadan 2026 di Sidoarjo. Tradisi itu dilakukan selama berjam-jam dan masih berlangsung meskipun telah terjadi insiden perahu tenggelam.

Pihak kepolisian mengimbau agar warga tetap berhati-hati dan memperhatikan kapasitas muatan perahu agar kejadian serupa tidak terulang. Sebagai tambahan informasi, Nyadran merupakan tradisi yang setiap tahun digelar oleh Warga Balongdowo, Candi, Sidoarjo sebelum menyambut bulan suci Ramadan.

Tujuan tradisi Nyadran untuk mendoakan leluhur dan bersyukur kepada Tuhan. Kegiatan utamanya meliputi besik (bersih makam), ziarah kubur/tabur bunga, kirab, doa bersama/tahlilan, dan kenduri atau makan bersama.

Demikianlah kronologi perahu sound horeg 1 ton tenggelam saat tradisi Nyadran jelang Ramadan 2026 di Sidoarjo.

Baca Lebih Lanjut
Tak Kuat Menahan Beban 1 Ton, Perahu Sound Horeg di Sidoarjo Tenggelam saat Tradisi Nyadran
Arie Setyaga Handika
Detik-detik Perahu Sound Horeg 1 Ton Tenggelam saat Nyadran di Sidoarjo, Diduga Tak Kuat Tahan Beban
Latif Ghufron Aula
Kronologi Tenggelamnya Perahu Sound Horeg, Tak Mampu Angkat Beban 1 Ton
Dedy Qurniawan
Detik-detik Perahu Pengangkut Sound Horeg Tenggelam di Sidoarjo, Diduga Tak Kuat Tampung Beban
Januar Imani Ramadhan
Jatim Terpopuler: Perahu Sound Horeg Tenggelam karena Kelebihan Muatan hingga Pelajar Jambon Hilang
Januar
Detik-detik Perahu Sound Horeg Tenggelam saat Nyadran, Tak Kuat Tahan Beban 1 TON
Fransisca Ellen Kumala Sari
Meski 2 Hari Hanyut, Tubuh Korban Penolong Wisatawan Tenggelam Masih Utuh dan Mudan Diidentifikasi
Refly Permana
Usai Selamatkan Dua Wisatawan, Pria ini Tenggelam dan Ditemukan 100 Meter dari Titik Korban
Torik Aqua
Dampak Tradisi Nyadran Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam di Kota Yogyakarta Merangkak Naik
Muhammad Fatoni
Berebut Lahan Parkir di Blok M Square, Perut Pria ini Robek Disabet Sajam
Acos Abdul Qodir