Basarnas Temukan Buku Bayangan Kematian di Lokasi Longsor Cilacap: Puing-puing Menimbun Tubuh Kita

TRIBUNJATENG.COM – Tim SAR gabungan yang tengah melakukan pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, menemukan sebuah benda mencolok di tengah puing-puing rumah yang tertimbun material tanah. 

Benda itu berupa sebuah novel yang menceritakan peristiwa tanah longsor.

Novel tersebut ditemukan pada Senin (17/11), hari kelima operasi pencarian korban, di antara sisa-sisa rumah warga Dusun Tarukahan yang rata dengan longsoran.


Video penemuan novel tersebut viral.

"Kemungkinan ini milik korban yang belum ditemukan. Judulnya Bayangan Kematian."

Tim Basarnas pun membacakan kutipan novel tersebut.

"Tanganku mulai menggali puing-puing yang menelan tubuh kita.

Timbunan itu terlalu kuat. Tanganku terluka. Aku menangis, aku harus menemukan jalan untuk menyelamatkan Sita.

Ya Tuhan sulit sekali, aku mulai menangis dalam kekecewaan,"

Tim Basarnas lantas tertegun saat membaca paragraf berikutnya.

"Di sini ada kata-kata yang luar biasa: aku terus berdoa agar ada yang mau mendengarkan teriakanku. Lalu aku menemukan Tim SAR yang sedang menyelamatkan para korban,"

"Di paragraf ini ada kata-kata Tim SAR. Ini tidak kebetulan. Ini sudah direncanakan Tuhan. Tersirat dan tersurat di sini. Takdirnya tertuang di sini,"

Meski tidak dapat dipastikan milik siapa, keberadaan novel tersebut langsung direkam sebagai bagian temuan lapangan.

 


Longsor Besar Terjadi Kamis Malam, Timbun Dua Dusun

Bencana tanah longsor menerjang Desa Cibeunying pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah Majenang seharian penuh. Longsoran besar turun dari tebing dan menimbun rumah-rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut.

Sebanyak 12 rumah rusak berat, sementara 16 rumah lainnya terancam, dengan area terdampak mencapai 6,5 hektare. Material longsor juga menyebabkan penurunan tanah hingga 2 meter dan menciptakan retakan sepanjang 25 meter di permukiman warga.


18 Warga Meninggal, 5 Masih Hilang

Berdasarkan data hari keenam operasi pencarian (Selasa, 18/11), total warga terdampak mencapai 46 orang, terdiri dari:

23 orang selamat

18 orang meninggal dunia

5 orang masih dalam pencarian


Tim SAR masih terus mengerahkan alat berat serta melakukan pencarian manual untuk menghindari risiko mencederai korban yang tertimbun.


(*)


Tim SAR masih terus mengerahkan alat berat serta melakukan pencarian manual untuk menghindari risiko mencederai korban yang tertimbun.


(*)

Baca Lebih Lanjut
Relawan dalam operasi SAR di Cilacap dilindungi vaksin tetanus
Antaranews
BPBD Kabupaten Semarang Kirim Tim Bantu Pencarian Korban Hilang Longsor Cilacap
M Zainal Arifin
Tim SAR temukan satu korban tanah longsor di Cilacap pada Minggu siang
Antaranews
Tim SAR optimalkan pencarian korban longsor Cilacap pada hari ketujuh
Antaranews
Tim SAR optimalkan pencarian korban bencana longsor di Cilacap
Antaranews
UPDATE Hari Keempat Pencarian Korban Longsor Majenang Cilacap: 10 Belum Ditemukan
Deni setiawan
Sosok Rifal, Anak Indigo Bantu Temukan Korban Longsor Cilacap: Dengar Teriakan Minta Tolong
Awaliyah P
Tim SAR kerahkan anjing pelacak-alat berat cari korban longsor Cilacap
Antaranews
Pencarian korban longsor Cilacap berlangsung nyaris tanpa waktu jeda
Antaranews
Tim SAR kembali temukan dua korban longsor Cilacap pada hari ketujuh
Antaranews