TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kecelakaan maut kembali terjadi di Kota Pontianak.
Dimana seorang pelajar meninggal dunia usai terlibat kecelakaan dengan truk tronton di Jalan Adi Sucipto, Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada Rabu 19 Agustus 2026.
Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 15.40 WIB.
Saksi mata, Santoso, mengatakan kecelakaan terjadi ketika korban yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi KB 68XX XX hendak menyalip tronton.
Namun, saat hendak menyalip, korban tersambar roda gandengan sebelah kanan truk tronton yang melaju dari arah Pontianak menuju Kubu Raya.
"Korban saat hendak menyalip. Kemudian tersambar bagian roda gandengan sebelah kanan truk," ujar Santoso di TKP, Rabu 19 Agustus sore WIB.
• Kecelakaan Maut di Jalan Adi Sucipto Pontianak, Pelajar Tewas Terlindas Truk Tronton
Korban kemudian terjatuh dan terlindas truk hingga mengalami luka parah. Darah korban terlihat mengucur di badan jalan tepat sebelum gerbang perbatasan Pontianak dan Kubu Raya
Saat kecelakaan terjadi, kondisi cuaca sedang hujan. Korban diketahui mengenakan seragam sekolah berwarna putih dan hijau.
Setelah kejadian, korban dievakuasi ke RSUD Soedarso Pontianak untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Sehari setelah kejadian itu tepatnya pada Selasa 18 Agustus 2026, kecelakaan maut yang melibatkan tronton juga terjadi di Jalan Ya’ M. Sabran, Kecamatan Pontianak Timur.
Kejadian itu terjadi tepat di tikungan dekat Masjid Taman Yasmin sekitar pukul 13.25 WIB.
Kasi Humas Polresta Pontianak AKP Wagitri mengatakan kecelakaan maut itu melibatkan mobil trailer Hino KB 88XX XX yang dikemudikan Pardi dan sepeda motor Honda KB 28XX XX yang dikendarai Hadhran Mujaddid.
Hadhran yang merupakan pelajar mengendarai sepeda motor dari arah Tugu Alianyang menuju simpang Jalan Panglima Aim.
Ia nekat membonceng tiga dengan temannya bernama Muhammad Fatir Najim Rahmadani dan Samir Nasri Siregar.
• Detik Kecelakaan Maut Jalan Ya M Sabran Pontianak Timur, Renggut 2 Nyawa Pelajar SMAN 1 Ambawang
Sementara trailer melaju dari arah berlawanan, yakni dari simpang Jalan Panglima Aim menuju Tugu Alianyang.
“Sepeda motor selip saat menikung hingga terjatuh, kemudian meluncur ke depan menyamping ke kanan dan membentur mobil trailer yang datang dari arah berlawanan,” kata Wagitri saat dihubungi, Selasa 18 Agustus 2026.
Benturan tersebut menyebabkan bagian kepala kedua penumpang sepeda motor, Muhammad Fatir Najim Rahmadani dan Samir Nasri Siregar, terlindas mobil trailer.
Muhammad Fatir mengalami luka pada bagian kepala dan lecet pada lutut kiri.
Ia dibawa ke RS Bhayangkara Pontianak dan meninggal dunia.
Sementara Samir mengalami luka pada bagian kepala dan juga dibawa ke RS Bhayangkara Pontianak sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Adapun Hadhran mengalami luka pada paha kiri dan paha kanan dan mendapat perawatan di RS Medika Djaya.
(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.