TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SOLO - Turnamen Tribun Putih Abu-abu Futsal (TPAAF) 2026 Solo Series resmi berakhir pada 18 Agustus 2026 malam WIB.
Seri Solo ini telah berlangsung pada 11-18 Agustus 2026 di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dengan venue sejumlah GOR, mulai dari UTP Rejosari, Tundungan, Plesungan, hingga Gondangrejo.
Hasil akhir TPAAF 2026 Solo Series menegaskan dominasi tim asal Sragen.
SMA Walisongo Sragen keluar sebagai juara kategori putra setelah menundukkan SMA Kebakkramat Karanganyar dengan skor ketat 3-2.
Sementara di sektor Putri, SMA Negeri 3 Sragen tampil perkasa dengan kemenangan telak 5-0 atas SMA Negeri 1 Sukoharjo.
Di sisi lain, SMKN 2 Surakarta berhasil keluar sebagai juara 3 usai mengalahkan SMA Batik 2 Surakarta di adu penalti.
• Jadwal Lengkap Pertandingan Tribun Putih Abu-Abu Futsal 2026 Solo Series dan Link Live Streamingnya!
1. Juara Putra – SMA Walisongo Sragen
Final: SMA Walisongo Sragen vs SMA Kebakkramat Karanganyar = Skor 3-2.
Sempat tertinggal lebih dulu, Walisongo bangkit lewat gol Ajubran Zeva Wardana, Faisal, dan Yusuf Yoga.
Yusuf Yoga dinobatkan sebagai pemain terbaik sekaligus top scorer kategori putra.
2. Juara Putri – SMA Negeri 3 Sragen
Final: SMA Negeri 3 Sragen vs SMA Negeri 1 Sukoharjo = Skor 5-0.
Shindi Putri Setyowati mencetak hattrick dan meraih gelar top scorer kategori putri.
Tim asuhan Boni Lanola tampil dominan sepanjang turnamen.
Putra: Yusuf Yoga (SMA Walisongo Sragen)
Putri: Shindi Putri Setyowati (SMA Negeri 3 Sragen)
Jadwal rangkaian TPAAF 2026 dapat dilihat di Instagram resmi tpaaf.solo dan lewat Website resmi TPAAF 2026 putihabuabu.id
• Tribun Network Berkolaborasi dengan FFI Berkolaborasi Gelar TPAAF 2026
Klasemen TPAAF 2026 Solo Series
Seluruh rangkaian turnamen TPAAF 2026 disiarkan langsung di Youtube Tribunnews.com, Tribun Solo.com dan Youtube seluruh jaringan Tribun se-Indonesia secara gratis.
Berikut linknya:
YouTube Tribunnews.com
YouTube Tribun Pontianak
Sebelumnya, Ketua Umum FFI Michael Victor Sianipar menyambut positif inisiatif Tribun Network yang menghadirkan kompetisi pelajar berskala nasional.
Menurutnya, dukungan sektor swasta sangat krusial untuk memperluas jangkauan pencarian bakat, khususnya di luar kota-kota besar dan Pulau Jawa.
“Dengan kompetisi di banyak daerah, jalur yang selama ini terputus bisa terbuka kembali. Ini sangat membantu federasi dalam melakukan talent scouting secara lebih merata,” katanya di Kantor Tribun Network, Palmerah, Jakarta, Selasa 24 Februari 2026.
Meski demikian, ia menekankan kalau regulasi kompetisi pelajar perlu pendekatan yang adaptif.
Tidak seluruh standar liga profesional dapat diterapkan secara identik di level sekolah, namun prinsip pembinaan tetap harus dijaga.
Katanya, salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah format pertandingan.
FFI mendorong agar setiap tim memperoleh jumlah laga yang memadai, bukan sekadar sistem gugur yang membatasi proses evaluasi dan pengembangan.
Sejalan dengan arahan tersebut, TPAAF 2026 dirancang menggunakan fase grup agar setiap peserta mendapatkan pengalaman bertanding yang lebih banyak.
“Pengembangan olahraga membutuhkan proses. Idealnya kompetisi tidak langsung gugur, sehingga ada ruang evaluasi dan perbaikan,” tegas Michael.
Melalui kolaborasi ini, Tribun Network dan FFI berharap TPAAF 2026 dapat menjadi platform strategis untuk memperkuat ekosistem futsal pelajar, memperluas basis talenta nasional, serta membangun fondasi prestasi futsal Indonesia secara berkelanjutan.
Instagram Tribun Pontianak : DISINI
Facebook Tribun Pontianak : DISINI
TikTok Tribun Pontianak : DISINI
Instagram Tribun EO Pontianak : DISINI
Presented by @TPAAF.Kalbar
(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.