TRIBUNHEALTH.COM - Kesibukan pekerjaan sering kali membuat waktu kebersamaan orang tua dan anak menjadi terbatas, sehingga sebagian orang tua merasa belum dapat mendampingi buah hati secara optimal setiap hari.

Padahal, kedekatan dengan anak tidak selalu ditentukan oleh lamanya waktu yang dihabiskan bersama, melainkan bagaimana kualitas interaksi yang terjalin ketika berada di dekat dengan anak.

Berbagai sumber kesehatan dan parenting menjelaskan bahwa perhatian, komunikasi, serta keterlibatan orang tua dalam kehidupan anak memiliki peran penting untuk perkembangan emosional, sosial, dan rasa percaya diri anak. 

Meskipun memiliki jadwal yang padat,sebagai orang tua tetap harus membangun hubungan yang hangat, dekat, dan penuh makna dengan buah hati melalui interaksi yang berkualitas.

Baca juga: Rekomendasi 5 Pasta Gigi Khusus Bayi & Anak yang Aman untuk Harian

Berikut cara membangun kedekatan dengan anak ditengah kesibukan :

1. Fokus pada Anak

Ilustrasi membacakan dongeng untuk anak sangat bagus bagi perkembangan si kecil
Ilustrasi orang tua meluangkan waktu untuk bermain bersama dengan anak (freepik.com/prostooleh)

Di tengah kesibukan yang padat, luangkan waktu 15–20 menit setiap hari untuk memberikan perhatian penuh kepada anak dengan mendengarkan cerita mereka, menanyakan aktivitas sehari-hari, atau menemani mereka bermain.

Bagi anak, perhatian yang diberikan secara utuh sering kali terasa lebih berharga dibandingkan kehadiran fisik yang disertai berbagai distraksi.

Ketika anak merasa didengarkan dan diperhatikan, mereka akan lebih nyaman untuk terbuka kepada orang tua mengenai berbagai hal yang dialaminya.

2. Lakukan Aktivitas Bersama

ilustrasi orangtua bermain dengan anak-anaknya
ilustrasi orangtua bermain dengan anak-anaknya (tribunnews.com)

Membangun kedekatan dengan anak tidak harus melalui liburan atau kegiatan besar, karena aktivitas sederhana sehari-hari juga dapat menjadi cara untuk mempererat hubungan dengan mereka.

Mengajak anak membantu menyiapkan makanan, membereskan mainan, menyiram tanaman, atau berbelanja kebutuhan rumah tangga dapat menjadi momen kebersamaan yang menyenangkan.

Selain menciptakan komunikasi yang lebih santai dan alami, kegiatan tersebut juga membantu anak belajar tentang tanggung jawab serta kerja sama dalam keluarga.

3. Dengarkan Cerita Anak

ilustrasi orangtua yang memberikan nasihat pada anak
ilustrasi orangtua medengarkan anak bercerita (freepik)

Saat anak bercerita tentang masalah yang dihadapinya, dengarkan hingga selesai tanpa terburu-buru memberi nasihat atau penilaian, karena terkadang mereka hanya ingin dipahami dan didengarkan.

Ketika orang tua menunjukkan empati dan berusaha melihat situasi dari sudut pandang anak, hubungan emosional akan semakin kuat.

Anak pun akan merasa bahwa rumah adalah tempat yang aman untuk berbagi cerita, baik mengenai keberhasilan maupun kesulitan yang mereka alami.

Baca juga: 5 Kesalahan Orang Tua yang Dapat Menghambat Tumbuh Kembang Anak

4. Buat Rutinitas Khusus

ilustrasi mengenalkan warna pada anak
ilustrasi mengenalkan warna pada anak (freepik/freepic.diller)

Rutinitas sederhana seperti membacakan cerita sebelum tidur, sarapan bersama, atau melakukan panggilan video saat berada di luar kota dapat menjadi cara untuk mempererat hubungan antara orang tua dan anak. 

Selain memberikan rasa aman karena adanya waktu khusus bersama, kebiasaan yang dilakukan secara konsisten juga dapat menjadi kenangan berharga bagi anak di kemudian hari.

5. Tunjukkan Kasih Sayang

ilustrasi kasih sayang orangtua terhadap anak
ilustrasi kasih sayang orangtua terhadap anak (lifestyle.kompas.com)

Kasih sayang tidak hanya ditunjukkan melalui pemenuhan kebutuhan materi, tetapi juga melalui pelukan, pujian, apresiasi, dan kata-kata positif dari orang tua. 

Ucapan sederhana seperti "Ayah dan Ibu bangga padamu" atau "Terima kasih sudah membantu hari ini" dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan emosional anak.

Melalui ungkapan tersebut, anak akan merasa dihargai, dicintai, dan menjadi bagian yang penting dalam keluarga.

6. Kenali Minat Anak

ilustrasi membacakan buku untuk bayi
ilustrasi membacakan buku untuk bayi (freepik/prostock-studio)

Setiap anak memiliki minat dan kesukaan yang berbeda, seperti menggambar, membaca buku, bermain bola, atau melakukan aktivitas lainnya. 

Oleh karena itu, orang tua dapat meluangkan waktu untuk mengenal dan ikut terlibat dalam hal-hal yang disukai anak.

Ketika orang tua menunjukkan ketertarikan terhadap dunia mereka, anak akan merasa dihargai sehingga hubungan yang terjalin menjadi lebih dekat dan hangat.

Baca juga: 5 Fakta Alergi Makanan pada Anak: Pemicu hingga Cara agar Tak Mudah Kambuh

7. Manfaatkan Akhir Pekan

Ilustrasi tidak pernah melewatkan waktu sarapan
Ilustrasi makan bersama saat akhir pekan (Pixabay.com)

Akhir pekan dapat dimanfaatkan sebagai waktu untuk mempererat hubungan antara orang tua dan anak setelah menjalani kesibukan selama hari kerja. 

Kegiatan sederhana seperti piknik di taman, memasak bersama, bersepeda, atau menonton film keluarga di rumah dapat menjadi pilihan yang menyenangkan.

Kehangatan interaksi dan perhatian yang diberikan selama kebersamaan tersebut dapat membantu membangun ikatan emosional yang lebih kuat dengan anak.

Kesimpulan

(TribunHealth.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.