TRIBUN-MEDAN.com - Viral pengantin pria mengamuk usai pesta pernikahannya dibatalkan karena pemadaman listrik mendadak.
Ia pun memanggil petugas listrik dan memukulinya hingga babak belur karena gagal menikah.
Dilansir dari India Today, Minggu (7/6/2026) kejadian ini diketahui terjadi di Uttar Pradesh, India.
Menurut mempelai pria dan keluarganya, persiapan pesta pernikahan sedang berlangsung dengan meriah pada malam hari.
Mereka mengundang DJ untuk memutar musik selama malam sebelum upacara pernikahan digelar.
Lampu hias menerangi rumah dan kerabat berkumpul dengan pakaian meriah.
Pengantin pria dan iring-iringannya dijadwalkan akan segera berangkat pada pagi hari.
Namun suasana gembira itu tiba-tiba terganggu karena pemadaman listrik yang mendadak.
Pengantin pria meminta salah satu kerabatnya agar menghubungi petugas dan mencari tahu penyebab pemadaman listrik tersebut.
Setelah beberapa jam menunggu, akhirnya petugas tiba di lokasi dan memanjat tiang listrik.
Anggota keluarga mengklaim bahwa tidak ada penjelasan yang diberikan pada saat itu, petugas hanya memanjat tiang listrik dan pergi meninggalkan lokasi.
Mereka segera menghubungi petugas kembali, dan menanyakan penyebab pemadaman listrik.
Mereka juga meminta petugas agar segera menghidupkan kembali listrik karena mereka harus segera melakukan upacara pernikahan dan berangkat menuju rumah mempelai wanita.
Namun mereka tidak mendapatkan penjelasan dari petugas hingga membuat pengantin pria mengamuk.
Ia pun memukuli petugas hingga babak belur yang menyebabkan kegaduhan di lokasi kejadian.
Pengantin pria merasa malu dengan situasi pemadaman listrik tersebut.
Pasalnya keluarga mempelai wanita mengetahui kejadian tersebut, dan mengancam akan membatalkan pernikahan jika listrik tidak menyala.
"Keluarga mempelai wanita curiga bahwa dia (pengantin pria) tidak memiliki cukup uang, sehingga pasokan listrik di rumahnya diputus secara mendadak," ucap kerabat pengantin pria.
"Setelah beberapa jam menunggu, akhirnya pengantin wanita membatalkan pernikahannya."
"Ia menyebut pengantin pria tidak dapat menyelesaikan masalah dengan bijak dan menipunya terkait kondisi keuangannya."
Sedangkan mempelai pria membantah tudingan pengantin wanita dan keluarganya.
Ia mengklaim bahwa semua tagihan listrik telah dibayar dan meteran yang valid telah terpasang di kediamannya.
Dia mempertanyakan mengapa sambungan diputus pada saat yang sangat penting dan mengatakan bahwa tidak ada masa tenggang atau klarifikasi yang diberikan, meskipun ada tamu dan ritual pernikahan yang sedang berlangsung.
Dengan dekorasi yang menjadi tidak berarti dalam kegelapan dan sistem musik yang mati, ia mengatakan bahwa pemadaman listrik yang tak terduga itu menyebabkan rasa malu di depan kerabat dan tamu.
Sementara itu, petugas yang menjadi korban penganiayaan tersebut dikabarkan masih dalam penanganan tim medis.
Insiden tersebut menjadi viral dan menarik perhatian netizen.
Beberapa netizen mempertanyakan waktu pemutusan sambungan dan prosedur yang diikuti dalam kasus-kasus seperti itu.
Sedangkan beberapa orang menyayangkan sikap pengantin pria yang memukuli petugas sehingga ia kini berurusan dengan polisi dan batal menikah.
(cr19/tribun-medan.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.