TRIBUNSTYLE.COM - Sosok Bunga Zainal kembali menjadi pusat perhatian publik usai sebuah potongan video emosionalnya viral di jagat maya.
Bunga Zainal tak kuasa membendung air mata saat tengah berjualan melalui live streaming di akun TikTok pribadinya.
Isak tangis Bunga Zainal pecah setelah sejumlah netizen melontarkan komentar miring terkait keretakan hubungannya dengan keluarga, termasuk menyinggung kondisi sang ayah yang kabarnya sedang jatuh sakit.
Sebenarnya, isu miring mengenai kemelut internal di keluarga besar Bunga Zainal bukanlah rahasia baru bagi publik.
Hubungan antara Bunga Zainal dengan keluarganya, terutama sang ibu, Evi Zainal, santer dikabarkan tidak harmonis.
Aroma ketegangan ini disinyalir sudah tercium sejak lama, tepatnya ketika keputusan Bunga Zainal untuk membina rumah tangga dengan Sukhdev Singh terganjal restu keluarga.
Baca juga: Dicap Tak Peduli Ortu, Bunga Zainal Sesumbar Bawa Ayah Berobat ke Malaysia: Aku yang Cari Dokternya
Suasana kian memanas setelah sang kakak, Vicky Zainal dan Wulan Zainal, kedapatan beberapa kali melayangkan sindiran di media sosial; mulai dari tuduhan pelit hingga anggapan bahwa Bunga tak peduli pada kedua orang tuanya.
Rentetan komentar pedas dari netizen itulah yang akhirnya menjadi puncak pemicu luapan emosi Bunga di hadapan publik.
Tak ingin terus menjadi sasaran empuk, ia pun memberikan klarifikasi secara terbuka saat sesi live tersebut masih berlangsung.
Bunga mengungkapkan kegundahan hatinya karena merasa terus-menerus disudutkan oleh publik.
“Semua orang mojokin gue seolah-olah gue yang salah, nggak papa biarin emang gue penjahatnya nggak papa,” ujar Bunga Zainal dengan terisak, dikutip Tribunnews, Senin (20/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bunga juga menegaskan bahwa dirinya sudah terbiasa menerima label negatif dari para warganet.
“Gue emang penjahatnya di mata netizen,” lanjutnya.
Lebih jauh, Bunga mengklarifikasi tangisannya bukan dipicu oleh pernyataan keluarganya, melainkan karena melihat sang ayah yang ikut terseret.
“Gue nggak akan pernah nangisin kakak-kakak gu, adik gue, yang gua tangisin adalah kalian bawa-bawa bapak gue yang harusnya nggak perlu dijadiin konsumsi publik.”
Ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak menangisi konflik dengan saudara.
“Gua nggak nangisin kakak gua adik gua dengan statement2 mereka enggak, gua nangisin, ayah gue yang dibawa-bawa,” ucapnya, menahan emosi.
Terkait berbagai tudingan yang dialamatkan padanya, Bunga memilih untuk tidak ambil pusing.
“Kalau dibilangin pelit, biarin aja suka-suka dia gua dibilang pelit.”
Ia pun menanggapi tuduhan soal ketidakpeduliannya terhadap orang tua.
“Dibilangin nggak ngurusin (ortu) biarin aja, emang gue penjahatnya,” ujarnya.
Namun, Bunga memberi garis tegas agar kondisi ayahnya tidak dijadikan bahan perbincangan publik.
“Tapi jangan pernah kasihanin bapak gue, bapak gua nggak perlu dikasihani, bapak gue bukan untuk konsumsi publik,” tegasnya.
Di tengah konflik tersebut, Bunga mengaku sebenarnya ingin membela diri, tetapi memilih menahan diri karena berhadapan dengan orang tua.
“Hati kecil gue pengen banget ngebantah omongan ibu dan kakak kakak gue, tapi yang gua lawan orang tua gua, nanti gue salah lagi, gue dibilang maki-maki orang tua.”
Ia juga membantah tudingan pernah berkata kasar kepada orang tuanya.
“Gua nggak pernah maki-maki ibu gua, maki-maki bapak gua, nggak pernah, kalau emang pernah buktiin aja,” katanya.
Bunga kemudian membeberkan perannya dalam merawat sang ayah.
“Nggak usah kasih saran aku untuk minta ketemu bapak, aku tuh udah ngurusin bapak aku loh, bukan enggak, aku loh yang bawa bapak aku ke Kuala Lumpur yang cari dokternya itu aku.”
Ia menambahkan bahwa dirinya selama ini memilih diam soal hal tersebut.
“Yang bawa pertama kali bapakku ke rumah sakit itu aku untuk tes scan, ada aku ngomong2? nggak ada, aku diem aja,” lanjutnya.
Di akhir pernyataannya, Bunga menunjukkan keteguhan sikapnya menghadapi penilaian publik.
“Nggak apa, biar gue yang jadi anak durhaka, yang penting gua nggak jadi ibu durhaka buat anak gue, gue nggak akan jadi ibu durhaka buat anak gue.”
Ia pun menutup dengan pernyataan pasrah terhadap opini publik.
“Nggak papa gue jadi anak durhaka di mata netizen,” tutup Bunga.
(TribunStyle.com/Tribunnews.com/Rinanda DwiYuliawati)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.