BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan mengajak warga, khususnya orangtua yang memiliki anak usia balita untuk mengikuti vaksinasi campak atau measles dan rubella (MR) sebagai upaya pencegahan penularan virus campak.
Kendati program imunisasi campak sudah dilaksanakan secara rutin, tak dipungkiri masih ada penolakan bagi sebagian warga.
Hal itulah yang disampaikan oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Balangan, Juhriadi, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, imunisasi ini penting untuk mencegah penularan virus campak yang rentan terjadi pada anak-anak. Bahkan virus ini juga bisa menyerang orang dewasa dan ibu hamil yang dikhawatirkan berpengaruh terhadap pertumbuhan janin.
Baca juga: Cegah Penularan Campak, Dinkes Banjarmasin Ingatkan Masyarakat Pentingnya Imunisasi Campak
Program imunisasi campak ini semakin diperketat menyusul adanya temuan 15 kasus campak di Kabupaten Balangan yang baru-baru ini para pasien menjalani perawatan di rumah sakit.
"Kasus campak di Balangan saat ini didapati sudah sebanyak 15 kasus yang dibuktikan dari hasil laboratorium," ujar Juhriadi.
"Kami sudah mengirim 24 sampel dan 15 diantaranya positif campak," tambahnya.
Mereka yang terkena campak, sudah menjalani perawatan dan sudah diperbolehkan pulang ke rumah.
Dari hasil investigasi yang dilakukan oleh Dinkes Balangan, rata-rata menyerang anak-anak yang belum imunisasi campak. Dimana campak ini kata Juhriadi bisa dicegah dengan imunisasi yang bisa dilakukan di Posyandu maupun di Puskesmas terdekat.
Lebih rinci, Juhriadi menyampaikan kasus campak didapati pada empat kecamatan di Kabupaten Balangan, meliputi enam kasus di Kecamatan Paringin, lima kasus di Kecamatan Paringin Selatan, dua kasus di Kecamatan Halong dan dua kasus di Kecamatan Batumandi.
Ia pun menyarankan agar orangtua turut berpartisipasi terhadap pencegahan campak dengan cara rutin imunisasi campak terhadap anak.
Hal ini juga sebagai upaya untuk pencegahan virus tersebut, mengingat virus campak sangat mudah menular.
Pihaknya juga terus melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat agar secara berkala memeriksakan anak ke posyandu dan memastikan anak-anaknya mendapat imunisasi yang disarankan.
Baca juga: 15 Kasus Campak Didapati di Balangan Kalsel, Tersebar di Empat Kecamatan Ini
Adapun imunisasi campak tersebut diberikan kepada anak usia sembilan bulan dan berlanjut pada usia 18 bulan.
Selain itu imunisasi juga diberikan untuk anak tingkat sekolah dasar, dimana program ini menjadi program jemput bola yang dilaksanakan oleh Dinkes Kabupaten Balangan untuk mencegah penularan virus tersebut. (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.