TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kehadiran bayi dalam keluarga sering membawa kebahagiaan sekaligus perubahan besar dalam rutinitas sehari-hari. Bagi banyak orang tua baru, salah satu tantangan paling terasa adalah berkurangnya waktu tidur karena bayi kerap terbangun pada malam hari untuk menyusui, mengganti popok, atau sekadar merasa tidak nyaman.

Baca juga: 5 Makanan yang Dapat Melancarkan Produksi ASI bagi Ibu Menyusui

Dalam kondisi seperti ini, tanggung jawab pengasuhan sering kali secara otomatis dianggap menjadi tugas ibu. Padahal, para ahli menilai bahwa pengasuhan bayi seharusnya dijalani bersama oleh kedua orang tua. Dukungan pasangan, khususnya ayah, dinilai sangat penting untuk menjaga kondisi fisik dan mental ibu agar tetap stabil selama menjalani masa-masa awal merawat bayi.

Psikolog anak dan keluarga Friska Asta menjelaskan bahwa ibu memiliki peran besar dalam menjaga suasana emosional di dalam keluarga. Karena itu, kondisi ibu juga perlu mendapat perhatian agar tetap sehat secara fisik maupun psikologis.

Menurut Friska, ibu yang mengalami kelelahan dan kurang tidur dalam jangka waktu lama akan lebih sulit menjaga keseimbangan emosinya ketika merawat bayi.

“Ibu itu kan energi keluarga ya. Ibu tidak akan bisa memberikan kebahagiaan, kenyamanan ketika ibunya sendiri tidak mempunyai rasa bahagia dan merasa nyaman itu sendiri,” ujar Friska dalam acara BEBIOTIC x SONOBEBE Meet and Greet & Store Visit di Tangerang, Banten, Selasa (10/3/2026).

Merawat bayi memang membutuhkan energi yang tidak sedikit. Bayi sering terbangun pada malam hari sehingga orang tua harus bergantian menenangkan, menyusui, atau mengganti popok.

Jika tanggung jawab tersebut hanya dilakukan oleh ibu seorang diri, kondisi ini dapat membuat ibu mengalami kelelahan secara fisik sekaligus emosional.

Friska mengatakan kelelahan yang berkepanjangan dapat memicu stres dalam proses pengasuhan anak.

“Dan dampaknya adalah ya tadi, stres tadi parenting yang istilahnya VOC parenting. Parenting yang memang nggak gentle,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut bukan berarti ibu tidak ingin menjadi orang tua yang sabar, melainkan karena tubuh dan pikirannya sedang tidak berada dalam kondisi yang optimal.

Karena itu, Friska menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam proses pengasuhan anak, termasuk ketika bayi terbangun di malam hari.

Menurutnya, hampir semua tugas dalam merawat bayi sebenarnya dapat dilakukan bersama oleh ayah dan ibu.

“Apa yang tidak bisa diwakili oleh suami ya hanya menyusui ketika anaknya sudah lahir. Yang tidak bisa diwakili hanya menyusui, yang lainnya bisa diwakili,” katanya.

Baca juga: Boleh Puasa Saat Menyusui, Asal Jangan Abaikan Sinyal Tubuh Ini

Ayah dapat membantu menenangkan bayi, mengganti popok, atau sekadar menemani ibu ketika bayi terbangun pada malam hari. Dukungan kecil seperti ini dapat membuat ibu merasa lebih didukung dan tidak sendirian menghadapi masa-masa awal pengasuhan.

Selain dukungan pasangan, kenyamanan bayi juga dapat memengaruhi kondisi emosional ibu. Bayi yang merasa nyaman biasanya akan lebih tenang sehingga orang tua tidak perlu terus-menerus menebak penyebab tangisan bayi.

Hal ini juga disampaikan Friska dalam sesi diskusi parenting pada acara peluncuran produk perawatan bayi Bebiotic di Sonobebe Babies Superstore.

Menurutnya, perawatan bayi yang tepat dapat membantu mengurangi tingkat stres pada orang tua, terutama ibu.

“Jika perawatan bayi dan anak terpenuhi dengan tepat dan baik, maka hal ini bisa mengurangi tingkat stres pada orangtua khususnya Ibu,” ujarnya.

Friska juga menambahkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan saat ini membuat orang tua semakin memahami pentingnya memilih produk yang aman bagi bayi.

“Di zaman sekarang ilmu pengetahuan sudah berkembang sehingga komposisi produk yang aman ternyata bisa mempengaruhi suasana hati dan juga ketenangan bayi maupun anak; yang akan berpengaruh pada kesehatan mental Ibu,” lanjutnya.

Dengan dukungan pasangan serta perawatan bayi yang tepat, para ahli menilai orang tua memiliki peluang lebih besar untuk menciptakan lingkungan keluarga yang sehat dan penuh dukungan.

Baca juga: VIRAL Turis di Jepang Masak Mi Instan dalam Ruang Menyusui, Picu Kehebohan

Pada akhirnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan mental ibu, tetapi juga membantu menciptakan suasana keluarga yang lebih nyaman bagi tumbuh kembang bayi.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.