TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebangkitan industri pariwisata dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya meningkatkan aktivitas perjalanan wisata, tetapi juga membuka peluang karier baru di sektor ini.
Salah satu profesi yang mulai banyak dilirik adalah tour leader, yakni pihak yang mendampingi rombongan wisata dari awal hingga akhir perjalanan.
Tour leader bertanggung jawab memastikan kelancaran berbagai aspek perjalanan, mulai dari pengaturan tiket, akomodasi hotel, transportasi, manajemen waktu, hingga kenyamanan peserta tur selama 24 jam.
Meningkatnya minat masyarakat untuk berwisata, baik ke destinasi domestik maupun mancanegara, turut mendorong kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu mengelola perjalanan wisata secara profesional.
Praktisi pariwisata Widyo Dedy Nugroho mengatakan minat masyarakat menekuni profesi tour leader menunjukkan tren yang semakin positif dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut dia, semakin banyak orang yang tidak hanya tertarik karena kesempatan untuk bepergian, tetapi juga melihat profesi tersebut sebagai karier yang serius di industri pariwisata.
“Kami melihat tren yang sangat positif. Banyak orang datang bukan hanya dengan mimpi jalan-jalan, tetapi dengan niat serius menjadikan tour leader sebagai profesi,” ujar Widyo.
CEO Hobiholidays ini menjelaskan, peran tour leader tidak sekadar memandu perjalanan wisata. Dalam praktiknya, profesi ini menuntut kemampuan kepemimpinan, pengelolaan perjalanan, serta keterampilan komunikasi yang baik dengan peserta tur.
Seorang tour leader juga harus mampu memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan sesuai dengan rencana perjalanan yang telah disusun.
Selain itu, mereka kerap menjadi pihak yang pertama menangani berbagai situasi tak terduga selama perjalanan, mulai dari perubahan jadwal hingga kendala teknis di lapangan.
Baca juga: SKKNI Tour Leader Terbaru, Download File PDF SKKNI Pemimpin Perjalanan Wisata di Sini
Seiring meningkatnya kebutuhan tersebut, berbagai program pelatihan mulai bermunculan untuk menyiapkan tenaga profesional di bidang ini. Salah satunya adalah program Tour Leader Academy, yang dirancang membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam memimpin perjalanan wisata.
Melalui pelatihan tersebut, peserta akan mempelajari berbagai aspek penting dalam pekerjaan tour leader, mulai dari perencanaan perjalanan, pengelolaan peserta tur, hingga penanganan berbagai situasi yang mungkin terjadi selama perjalanan.
Widyo menambahkan, peserta yang tertarik mengikuti pelatihan tour leader berasal dari beragam latar belakang, mulai dari generasi muda hingga kalangan profesional yang ingin mengembangkan karier di industri perjalanan.
“Dengan semakin pulihnya industri pariwisata dan meningkatnya minat masyarakat untuk bepergian, profesi tour leader memiliki prospek yang cukup menjanjikan,” katanya.
Beri Pengalaman Praktis
Akademisi sektor pariwisata Wilson H. Malau mengatakan pelatihan tour leader diperlukan untuk memberikan pengalaman praktis kepada para peserta sebelum terjun langsung ke lapangan.
Menurut dia, peserta akan mempelajari berbagai keterampilan penting seperti leadership dan group handling, yakni kemampuan memimpin serta mengelola dinamika kelompok selama perjalanan wisata.
Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan menyusun jadwal perjalanan secara efisien, strategi menghadapi situasi tak terduga selama tur, serta teknik komunikasi yang efektif, termasuk kemampuan berbicara di depan umum.
“Peserta juga akan mendapatkan simulasi kondisi riil di lapangan agar lebih siap ketika memimpin perjalanan wisata,” ujar Wilson.
Ia menilai, kehadiran tenaga tour leader yang profesional akan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pengalaman wisatawan sekaligus meningkatkan daya saing industri pariwisata di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.