Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Bocah yang nekat menyeberang di tol Lampung hingga akhirnya tewas karena tertabrak mobil, ternyata sebelumnya hendak mencari kayu bakar.

Namun nahas, saat menyeberang di tol Lampung, bocah yang diketahui bernama Zainal Arifin (16) itu, terjatuh.

Tak lama, mobil Toyota Avanza datang cukup kencang tepat di lajur di mana Zainal terjatuh. Lantaran jarak yang sudah cukup dekat, akhirnya tabrakan pun tak terelakan.

Meski sempat mendapat perawatan di rumah sakit, nyawa santri Pondok Pesantren Markaban Sidorejo, Kecamatan Gunung Sugih itu, tak tertolong.

Korban diketahui berasal dari Kampung Bulusari, Kecamatan Bumiratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah.

Baca juga: Identitas Bocah yang Tertabrak Mobil di Tol, Ternyata Santri Asal Lampung Tengah

Insiden yang menimpa Zainal tersebut terjadi tepatnya di ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), di KM 122+800 A, wilayah hukum Polres Lampung Tengah, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 15.03 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 2308 TRR.

Kasat Lantas Polres Lampung Tengah, AKP Glend Felix Siagian, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Puryono (42), warga Kabupaten Way Kanan, melaju dari arah Bandar Lampung menuju Terbanggi Besar.

"Setibanya di lokasi kejadian, terdapat tiga orang pejalan kaki yang menyeberang dari jalur Bandung menuju jalur Ambon."

"Dari keterangan kedua rekan korban, para santri pondok pesantren tersebut mengaku nekat menyeberangi ruas jalan tol setempat, itu setelah sebelumnya hendak mencari kayu bakar," ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Kasat mengatakan, korban diketahui terjatuh di badan jalan, dan karena jarak yang sudah dekat, pengemudi tidak dapat menghindar sehingga terjadi tabrakan.

Dia melanjutkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan sore hari dengan cuaca cerah. 

Jalan beraspal, lurus dan halus, arus lalu lintas ramai, marka jalan terputus, serta lokasi jauh dari permukiman penduduk.

Seusai kejadian, kata dia, korban mengalami luka pada bagian kepala, tangan, dan kaki. 

"Korban sempat dilarikan ke RS Harapan Bunda untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.

Sementara itu, lanjut AKP Glend, kendaraan Toyota Avanza mengalami kerusakan pada bagian bodi depan sebelah kanan.

Setelah kejadian, pengemudi langsung menghentikan kendaraan beberapa meter dari lokasi, memberikan pertolongan, serta menghubungi pihak Tol Terpeka dan Patroli Jalan Raya (PJR).

Polres Lampung Tengah telah mengambil sejumlah langkah penanganan, di antaranya mendatangi dan melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan pengecekan ke rumah sakit.

"Kasus kecelakaan ini kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satlantas Polres Lampung Tengah," tutupnya.

( Tribunlampung.co.id / Fajar Ihwani Sidiq )

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.